Pilkada Muratara 2020
Dijadwalkan 23 November, Ini Bocoran Tema Debat Kedua Pilkada Muratara 2020
Dari debat kedua nanti kata Agus, masyarakat akan mendengarkan langsung apa tawaran solusi strategi penyelesaian masalah dari para kandidat
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Debat publik pertama pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), Senin (26/10/2020), berjalan sesuai jadwal.
"Debat kemarin berjalan sesuai dengan yang kita jadwalkan, sesuai yang kita targetkan," kata Ketua KPU Muratara Agus Maryanto pada Tribunsumsel.com, Rabu (28/10/2020).
Menurut Agus, debat tersebut juga sesuai dengan tema yang diusung, yakni menyejukan, mencerdaskan dan menginspirasi.
Semua pasangan calon juga dinilai menjawab harapan KPU Muratara dalam mengeksplor visi misi dan program serta strategi masing-masing dalam membangun Kabupaten Muratara.
"Pertanyaan dari panelis juga mereka respon dengan baik, artinya memang forum debat kemarin itu merupakan milik para kandidat," kata Agus.
Ia mengatakan, debat pertama tersebut memang merupakan panggung bagi pasangan calon untuk menyampaikan visi misi dan program, serta strategi pencapaiannya.
Agus memberikan apresiasi kepada ketiga pasangan calon karena tidak ada yang menyerang secara personal, melainkan saling menguji dan membedah visi misi serta program masing-masing.
Sedangkan di debat kedua nanti, Agus membocorkan lebih kepada problem atau permasalahan di Kabupaten Muratara serta bagaimana strategi menanganinya.
"Nanti di debat kedua, ada beberapa tema dalam PKPU Nomor 465 yang akan kita angkat, terutama soal masalah-masalah yang ada di Muratara," ujar Agus.
Dari debat kedua nanti kata Agus, masyarakat akan mendengarkan langsung apa tawaran solusi strategi penyelesaian masalah dari para kandidat.
"Kita berharap nanti seluruh pasangan calon menjawab baik secara praktis maupun sistematis, begitu rencana debat kedua nanti," jelas Agus.
Agus belum bisa memastikan jadwal dan tempat debat kedua nanti digelar.
"Kalau di jadwal yang kita buatkan, debat kedua tanggal 23 November, cuma belum tahu nanti apakah ada perubahan atau tidak, masih mau dievaluasi dulu, termasuk lokasi," ujarnya.
Agus menilai debat pertama berlangsung menarik, apalagi dipandu moderator Hj Weny Ramdiastuti (Head of Newsroom Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel).
"Moderatornya saya pikir cukup cerdas ketika mengambil angel-angel agak sulit, terutama di segmen empat dan lima."
"Masing-masing pasangan calon bertanya, menjawab, menanggapi balik seperti serangan visi misi dan program, tapi moderator cukup cerdik mengatur lalu lintas debat, sehingga debat tidak menjenuhkan, justru semakin menarik," kata Agus.