Breaking News:

Corona di Sumsel

Alasan Ahli Imbau Kelompok Berisiko Tinggi atau Rentan Terkena Penyakit Sebaiknya Tidak Liburan

Alasan Ahli Imbau Kelompok Berisiko Tinggi atau Rentan Terkena Penyakit Sebaiknya Tidak Liburan

dokumen pribadi
ahli epidemiologi Sumsel, Dr. Iche Andriani Liberty 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kelompok masyarakat berisiko tinggi atau rentan terkena penyakit, sebaiknya tidak menikmati waktu libur di luar rumah.

Cuti bersama akan dimulai pada 28-30 Oktober 2020.

"Pada dasarnya kita memang tiba bisa membatasi keinginan masyarakat yang ingin berwisata.

Tapi alangkah baiknya masyarakat harus bersikap bijak dimana masa pandemi sampai saat ini belum berakhir," ujar Ahli Epidemiologi dari Universitas Sriwijaya (Unsri) Dr Iche Andriani Liberty, Senin (26/10/2020).

Dikatakan Iche, perlunya peran dari semua pihak sangat diperlukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Maka dari itu, tak hanya dari pengunjung, pengelola tempat wisata hingga pemerintah setempat, juga harus ambil bagian dalam memastikan penerapan protokol kesehatan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Tak terkecuali di tempat-tempat ramai seperti wahana wisata.

"Jangan ragu untuk berikan teguran bagi siapa pun yang kedapatan melanggar protokol kesehatan. Jangan sama sekali beri kelonggaran karena virus corona tidak pandang bulu dan kapan pun bisa menyerang siapa pun," ujarnya.

Seperti kawasan rest area atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang biasa menjadi beristirahat saat wisatawan di perjalanan, dikatakan Iche juga harus mendapat perhatian khusus guna dijaga kebersihannya.

Selain itu, juga harus tersedia banyak fasilitas mencuci tangan di lokasi-lokasi tempat pariwisata.

"Tentunya harus ada fasilitas penunjang di suatu tempat wisata yang ingin tetap beroperasional di masa pandemi ini," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan bagi masyarakat yang ingin menikmati wisata di luar rumah.

Pertama, pastikan kondisi kesehatan anda memang benar-benar sedang dalam keadaan fit dan sehat tanpa ada keluhan apapun.

Kedua, pilihnya lokasi liburan di wilayah selain zona merah (risiko) penularan covid-19.

"Disarankan juga untuk memilih lokasi liburan yang bersifat luar ruangan seperti pantai. Serta penting sekali untuk selalu menerapkan protokol kesehatan sekalipun sedang liburan," ujarnya.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved