Khabib Nurmagomedov Pensiun dari UFC, Tak Bisa Bertarung Tanpa Ayah, Ini Sosok Ayah Baginya
Keputusan pensiun yang diambil Khabib tak lepas dari kepergian sang ayah, Abdulmanap, pada 3 Juli 2020
TRIBUNSUMSEL.COM-Kabar mengejutkan datang dari Khabib Nurmagomedov yang memutuskan pensiun setelah mengalahkan Justin Gaethje di di Fight Island, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (25/10/2020) dini hari WIB.
Setelah duel kontra Gaethje, Khabib menjelaskan alasan pensiun dari ajang UFC.
Keputusan pensiun yang diambil Khabib tak lepas dari kepergian sang ayah, Abdulmanap, pada 3 Juli 2020.
Dia mengaku tak bisa terus bertarung tanpa kehadiran sang ayah.
Khabib juga sudah berjanji kepada sang ibu bahwa duel UFC 254 kontra Gaethje akan menjadi pertarungan terakhir dalam kariernya.
Dia merasa bertanggung jawab untuk menepati janji tersebut.
"Hari ini adalah pertarungan terakhir saya. Tidak mungkin lagi saya bertarung tanpa ayah saya," kata Khabib usai duel kontra Gaethje.
"Ketika UFC memberi tahu saya soal pertarungan dengan Gaethje, saya bicara dengan ibu, tiga hari setelah ayah berpulang," ucapnya.
"Ibu tidak ingin saya bertarung tanpa ayah, tetapi saya berjanji pada ibu bahwa ini adalah yang terakhir. Ketika saya sudah berjanji, saya harus menepatinya," kata Khabib.
Pada akhir pernyataannya, Khabib pun mengungkapkan permintaan terakhir kepada UFC.
"Ini adalah pertarungan terakhir saya. Permintaan terakhir saya kepada UFC adalah kalian harus menjadikan saya petarung nomor 1 pound for pound di dunia karena saya layak mendapatkannya," ujar Khabib.
"Saya juara sejati di kelas ringan tanpa terkalahkan. Terima kasih untuk semuanya," demikian pernyataan petarung asal Rusia tersebut.
Khabib awalnya direncanakan pensiun ketika telah mencapai pertarungan ke-30. Rumornya, dia telah memilih petarung asal Kanada, George St-Pierre (GSP) sebagai lawan ke-30.
Akan tetapi, bersamaan dengan pengumuman mengejutkan Khabib Nurmagomedov tersebut, harapan melihat pertandingan The Eagle kontra GSP usai sudah.
Beri Pesan ke Lawannya