Breaking News:

Hati-hati, Meski Lulus Seleksi CPNS Formasi 2019 Bakal Gugur Jika Terlibat di Partai Politik

Hati-hati, Meski Lulus Seleksi CPNS Formasi 2019 Bakal Gugur Jika Terlibat di Partai Politik

TRIBUN SUMSEL/LINDA TRISNAWATI
TES SKB - Suasana tes SKB CPNS di Kantor Regional VII BKN Palembang, Selasa (1/9/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Proses penerimaan CPNS 2019 terganggu karena terjadinya pandemi Covid-19.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja sama BKN, Paryono melaporkan Ketua Pelaksana Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) telah menjadwalkan beberapa tahapan penetapan kelulusan peserta CPNS 2019.

Mulai dari pengolahan nilai SKD dan SKB yang dimulai pada pada 8 Oktober dan berakhir pada 18 Oktober 2020.

Kemudian tahapan rekonsiliasi integrasi hasil SKD-SKB dilakukan pada 19-23 Oktober 2020 dengan seluruh Instansi Pusat dan Daerah, dan pengumuman hasil seleksi pada 30 Oktober 2020.

"Dilanjutkan dengan pemberkasan dan usul penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) pada tanggal 1-30 November 2020 dan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) CPNS 2019 direncanakan akan ditetapkan per 1 Desember 2020," kata Paryono seperti dari keterangan tertulis yang diterima Tribunnews, Sabtu (17/10/2020).

Paryono menegaskan, peserta yang dinyatakan lulus pada saat pengumuman hasil akhir pada 30 Oktober 2020 tidak serta merta dapat diangkat menjadi CPNS.

Ada sejumlah verifikasi peserta yang dilakukan, misalnya keabsahan dokumen pendidikan, kesehatan, keterangan tidak pernah diberhentikan sebagai CPNS atau anggota TNI/Polri, dan tidak pernah terlibat dalam politik praktis atau menjadi anggota/bagian dari partai politik (Parpol).

"Peserta yang terbukti memiliki keterlibatan dengan Parpol dan politik praktis dapat digugurkan kelulusannya."

"Sejumlah ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 14 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Pegawai Negeri Sipil," tegasnya.

Paryono melanjutkan, berbeda dengan tahun sebelumnya, pada seleksi tahun ini BKN akan memroses penetapan NIP CPNS 2019 secara digital melalui aplikasi DocuDigital.

Halaman
1234
Editor: Slamet Teguh
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved