Jembatan Beton dan Gantung Rusak Sudah Dibangun, Syarif Hidayat: Saya Serius Bangun Muratara
Syarif Hidayat menyampaikan, bila ia terpilih kembali akan melanjutkan program-program kerakyatannya yang telah dikerjakan pada periode sebelumnya.
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Syarif Hidayat mencalonkan diri kembali sebagai bupati di Pilkada Musi Rawas Utara (Muratara) tahun 2020.
Calon petahana ini berpasangan dengan Surian Sofyan mendapat nomor urut 3.
Syarif Hidayat menyampaikan, bila ia terpilih kembali akan melanjutkan program-program kerakyatannya yang telah dikerjakan pada periode sebelumnya.
Selain itu, ia bersama Surian Sofyan juga akan berinovasi membangun Kabupaten Muratara memanfaatkan sumber daya yang ada.
"Selama periode pertama sudah banyak yang kita bangun untuk kepentingan rakyat," kata Syarif Hidayat dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunsumsel.com, Kamis (15/10/2020).
Selain jalan kata Syarif, infrastruktur dasar yang dibangun pada pemerintahannya adalah jembatan.
Selama memimpin di periode pertama ini, sejak tahun 2016 hingga 2020 sudah puluhan jembatan yang dibangun Syarif Hidayat.
Baik pembangunan jembatan beton, maupun pembangunan atau rehabilitasi jembatan gantung.
Puluhan jembatan tersebut tersebar di seluruh kecamatan dalam wilayah Kabupaten Muratara.
"Sekarang masyarakat sudah menikmati pembangunan, jembatan yang dulunya rusak sekarang sudah bagus, sudah dibangun beton," kata Syarif Hidayat.
"Saya sering kunjungan kerja ke Kecamatan Ulu Rawas, di sana banyak jembatan yang rusak, mobil saya pernah terperosok, sekarang tidak lagi, jembatannya sudah bagus," tambah Syarif.
Berikut ini daftar jembatan beton dan jembatan gantung yang dibangun atau direhabilitasi dari tahun 2016 sampai 2020.
1. Kecamatan Karang Dapo
Di Kecamatan Karang Dapo sudah dibangun jembatan Biaro Lama - Biaro Baru peninggalan Kabupaten Musi Rawas.
Pembangunan jembatan itu dimulai sejak tahun 2009 - 2013 dan pada tahun 2016 resmi menjadi aset Kabupaten Muratara.