Download Lagu MP3
Download Lagu Iwan Fals Full Album MP3, Koleksi Terbaik dan Terpopuler Sepanjang Masa
Download Lagu Iwan Fals Full Album MP3, Koleksi Terbaik dan Terpopuler Sepanjang Masa
Penulis: Abu Hurairah | Editor: M. Syah Beni
TRIBUNSUMSEL.COM - Download lagu Iwan Fals terpopuler & Full Album, Koleksi Terbaik dan Terpopuler Sepanjang Masa
Iwan Fals salah satu legenda di kanca musik Indonesia telah puluhan lagu dan album yang berhasil diciptakannya.
Berikut Tribunsumsel.com sajikan sejumlah lagu Iwan Fals yang hits sepanjang masa.
1. Iwan Fals - Ibu
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki
Penuh darah penuh nanah
Seperti udara
Kasih yang engkau berikan
Tak mampu 'ku membalas
Ibu
Ibu
Ingin kudekap
Dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur
Bagai masa kecil dulu
Lalu doa-doa
Baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas
Ibu
Ibu
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati…
2. Iwan Fals - Buku Ini Aku Pinjam
Dia tahu, dia rasa
Cinta ini milik kita
Di kantin depan kelasku
Di sana kenal dirimu
Yang kini tersimpan di hati
Jalani kisah sembunyi
Di halte itu kutunggu
Senyum manismu kekasih
Usai dentang bel sekolah
Kita nikmati yang ada
Seperti hari yang lain
Kau senyum tersipu malu
Ketika kusapa engkau
Genggamlah jari
Genggamlah hati ini
Memang usia kita muda
Namun cinta soal hati
Biar mereka bicara
Telinga kita terkunci
Dia tahu, dia rasa
Maka tersenyumlah, kasih
Tetap langkah, jangan hentikan
Cinta ini milik kita
Buku ini aku pinjam
'Kan kutulis sajak indah
Hanya untukmu…
3. Iwan Fals - Ijinkan Aku Menyayangimu
Andai kau ijinkan
Walau sekejap memandang
Kubuktikan padamu
Aku memiliki rasa
Cinta yang ku pendam
Tak sempat aku nyatakan
Karena kau telah memilih
Menutup pintu hatimu
Ijinkan aku membuktikan
Inilah kesungguhan rasa
Ijinkan aku menyayangimu
Sayangku ooh
Dengarkanlah isi hatiku
Cintaku ooh
Dengarkanlah isi hatiku
Bila cinta tak menyatukan kita
Bila kita…
4. Iwan Fals - Yang Terlupakan
Denting piano
Kala jemari menari
Nada merambat pelan
Di kesunyian malam
Saat datang rintik hujan
Bersama sebuah bayang
Yang pernah terlupakan
Hati kecil berbisik
Untuk kembali padanya
Seribu kata menggoda
Seribu sesal di depan mata
Seperti menjelma
Waktu aku tertawa
Kala memberimu dosa
Na na na na ...
Oh, maafkanlah
Na na na na ...
Oh, maafkanlah
Rasa sesal di dasar hati
Diam tak mau pergi
Haruskah aku lari dari kenyataan ini?
Pernah 'ku mencoba 'tuk sembunyi
Namun senyummu tetap mengikuti
Na na na na ...
Na na na na ...
Na na na na ...
Na na na na ...
Hati kecil berbisik
Untuk kembali padanya
Seribu kata menggoda
Seribu sesal di depan mata
Seperti menjelma
Waktu aku…
5. Iwan Fals - Bongkar
Kalau cinta sudah dibuang
Jangan harap keadilan akan datang
Kesedihan hanya tontonan
Bagi mereka yang diperkuda jabatan
Wo o ya o ya o ya bongkar
Wo o ya o ya o ya bongkar
Sabar, sabar, sabar dan tunggu
Itu jawaban yang kami terima
Ternyata kita harus ke jalan
Robohkan setan yang berdiri mengangkang
Wo o ya o ya o ya bongkar
Wo o ya o ya o ya bongkar
Wo o ya o ya o ya bongkar
Wo o ya o ya o ya bongkar
Penindasan serta kesewenang-wenangan
Banyak lagi, teramat banyak untuk disebutkan
Hoi hentikan, hentikan jangan diteruskan
Kami muak dengan ketidakpastian dan keserakahan
Di jalanan kami sandarkan cita-cita
Sebab di rumah tak ada lagi yang bisa dipercaya
Orang tua pandanglah kami sebagai manusia
Kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta
O-o-oh!
Wo o…
6. Iwan Fals - Bento
Namaku Bento rumah real estate
Mobilku banyak harta berlimpah
Orang memanggilku bos eksekutif
Tokoh papan atas, atas segalanya
(Asyik!)
Wajahku ganteng banyak simpanan
Sekali lirik oke sajalah
Bisnisku menjagal, jagal apa saja
Yang penting aku senang, aku menang
Persetan orang susah karena aku
Yang penting asyik
Sekali lagi
(Asyik!)
Khotbah soal moral omong keadilan
Sarapan pagiku
Aksi tipu-tipu, lobying, dan upeti
Wow, jagonya
Maling kelas teri, bandit kelas coro
Itu kantong sampah
Siapa yang mau berguru datang padaku
Sebut tiga kali namaku
Bento! Bento! Bento!
(Asyik!)
Namaku Bento rumah real estate
Mobilku banyak harta berlimpah
Orang memanggilku bos eksekutif
Tokoh papan atas, atas segalanya
(Asyik!)
Wajahku ganteng banyak simpanan
Sekali lirik oke sajalah
Bisnisku…
7. Iwan Fals - Kemesraan
Dikala kita duduk ditepi pantai
Dan memandang
Ombak dilautan yang kian menepi
Burung camar
Terbang bermain diderunya air
Suara alam ini
Hangatkan jiwa kita
Sementara
Sinar surya perlahan mulai tenggelam
Suara gitarmu
Mengalunkan melodi tentang cinta
Ada hati
Membara erat bersatu
Getar seluruh jiwa
Tercurah saat…
8. Iwan Fals - Aku Bukan Pilihan
Kini 'ku mengungkap tanya
Siapakah dirinya
Yang mengaku kekasihmu itu
Aku tak bisa memahami
Ketika malam tiba
Kurela kau berada
Dengan siapa kau melewatinya
Aku tak bisa memahami
Aku lelaki tak mungkin menerimamu bila
Ternyata kau mendua membuatku terluka
Tinggalkan saja diriku yang tak mungkin menunggu
Jangan pernah memilih, aku bukan pilihan
Selalu terungkap tanya
Benarkah kini dia
Wanita yang kukenal hatinya
Aku tak bisa memahami
Aku lelaki tak mungkin menerimamu bila
Ternyata kau mendua membuatku terluka
Tinggalkan saja diriku yang tak mungkin menunggu
Jangan pernah memilih, aku bukan pilihan
Tak perlu kau memilihku
Aku lelaki bukan 'tuk dipilih
Aku lelaki…
9. Iwan Fals - Oemar Bakri
Tas hitam dari kulit buaya
Selamat pagi
Berkata bapak Oemar Bakri
"Ini hari aku rasa kopi nikmat sekali"
Tas hitam dari kulit buaya
Mari kita pergi
Memberi pelajaran ilmu pasti
Itu murid bengalmu
Mungkin sudah menunggu
Laju sepeda kumbang di jalan berlubang
Selalu begitu dari dulu waktu zaman Jepang
Terkejut dia waktu mau masuk pintu gerbang
Banyak polisi bawa senjata berwajah garang
Bapak Oemar Bakri kaget apa gerangan?
"Berkelahi, Pak!" jawab murid seperti jagoan
Bapak Oemar Bakri takut bukan kepalang
Itu sepeda butut dikebut lalu cabut
Kalang kabut cepat pulang
Busyet!
Standing dan terbang
Oemar Bakri, Oemar Bakri
Pegawai negeri
Oemar Bakri, Oemar Bakri
Empat puluh tahun mengabdi
Jadi guru jujur berbakti memang makan hati
Oemar Bakri, Oemar Bakri
Banyak ciptakan…
10. Iwan Fals - Sarjana Muda
Berjalan seorang pria muda
Dengan jaket lusuh di pundaknya
Di sela bibir tampak mengering
Terselip sebatang rumput liar
Jelas menatap awan berarak
Wajah murung semakin terlihat
Dengan langkah gontai tak terarah
Keringat bercampur debu jalanan
Engkau sarjana muda
Resah mencari kerja
Mengandalkan ijazahmu
Empat tahun lamanya
Bergelut dengan buku
'Tuk jaminan masa depan
Langkah kakimu terhenti
Di depan halaman sebuah jawatan
Tercenung lesu engkau melangkah
Dari pintu kantor yang diharapkan
Tergiang kata tiada lowongan
Untuk kerja yang didambakan
Tak peduli…
11. Iwan Fals - Manusia Setengah Dewa
Wahai presiden kami yang baru
Kamu harus dengar suara ini
Suara yang keluar dari dalam goa
Goa yang penuh lumut kebosanan
Walau hidup adalah permainan
Walau hidup adalah hiburan
Tetapi kami tak mau dipermainkan
Dan kami juga bukan hiburan
Turunkan harga secepatnya
Berikan kami pekerjaan
Pasti kuangkat engkau
Menjadi manusia setengah dewa
Masalah moral, masalah akhlak
Biar kami cari sendiri
Urus saja moralmu, urus saja akhlakmu
Peraturan yang sehat yang kami mau
Tegakkan hukum setegak-tegaknya
Adil dan tegas tak pandang bulu
Pasti kuangkat engkau
Menjadi manusia setengah dewa
Masalah moral, masalah akhlak
Biar kami cari sendiri
Urus saja…
12. Iwan Fals - Entah
Entah mengapa aku tak berdaya
Waktu kau bisikkan
"Jangan aku kau tinggalkan!"
Tak tahu di mana ada getar terasa
Waktu kau katakan
"Ku butuh dekat denganmu!"
Seperti biasa aku diam tak bicara
Hanya mampu pandangi
Bibir tipismu yang menarik
Seperti biasa aku tak sanggup berjanji
Hanya mampu katakan
"Aku cinta kau saat ini!"
Entah esok hari
Entah lusa nanti
Entah ...
Seperti biasa aku diam tak bicara
Hanya mampu pandangi
Bibir tipismu yang menarik
Seperti biasa aku tak sanggup berjanji
Hanya mampu katakan
"Aku cinta kau saat ini!"
Entah esok hari
Entah lusa nanti
Entah ...
Sungguh mati, betinaku
Aku tak mampu beri sayang yang cantik
Seperti…
13. Iwan Fals - Ujung Aspal Pondok Gede
Di kamar ini aku dilahirkan
Di balai bambu buah tangan bapakku
Di rumah ini aku dibesarkan
Dibelai mesra lentik jari ibu
Nama dusunku Ujung Aspal Pondok Gede
Rimbun dan anggun ramah senyum penghuni dusun
Kambing sembilan motor tiga bapak punya
Ladang yang luas habis sudah sebagai gantinya
Sampai saat tanah moyangku
Tersentuh sebuah rencana
Dari serakahnya kota
Terlihat murung wajah pribumi
Terdengar langkah hewan bernyanyi
Di depan masjid samping rumah wakil pak lurah
Tempat dulu kami bermain mengisi cerahnya hari
Namun…
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/download-unduh-lagu-surat-buat-wakil-rakyat-iwan-fals-wakil-rakyat-seharusnya-merakyat.jpg)