Terpidana Mati Kasus Narkoba Kabur dengan Cara Lubangi Kamar Sel, Manfaatkan Momen Pembangunan Dapur
Dari keterangan yang diterima, Cai Ji Fan telah berencana melarikan diri dengan membuat dengan menggali tanah dari tahanannya menuju gorong-gorong.
Setelah dicek, ternyata Napi tersebut sudah melarikan diri dengan membuat lubang dari kamar selnya tembus ke saluran air.
Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS Rika Aprianti mengatakan pihaknya menggandeng Polda Metro Jaya, Polres Tangerang, dan Polsek sekitar untuk mencari keberadaan Cai Changpan.
Rika menerangkan, kaburnya gembong Narkoba terpidana mati tersebut diketahui saat petugas Lapas melakukan pergantian shift jaga.
Seperti biasa saat pergantian shift jaga dilakukan serah terima dan petugas diharus menghitung semua warga binaan untuk memastikan tidak ada yang kurang satu pun.
• Romlah Pedagang Sayur di Muba Tewas Dihantam Mitsubishi Strada, Mobil Masuk Kolong Rumah Warga
"Setiap pergantian shift jaga itu pasti ada serah terima, termasuk serah terima jumlah dan memang harus dihitung. Pada saat penghitungan itu memang diketahui kurang 1 orang," kata Rika, Minggu (20/9/2020).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya sudah koordinasi dengan tim lapas dan minta izin untuk melakukan penyelidikan dalam lapas terkait kaburnya napi tersebut.
Hasil klarifikasi dari petugas Lapas dan napi teman satu sel Cai Changpan diduga kaburnya Napi tersebut memanfaatkan pengerjaan pembangunan dapur.
"Dari pemeriksaan lokasi, di sana memang ada pembangunan dapur di dekat sel tahanan napi yang kabur. Ini yang dimanfaatkan napi itu," kata Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (21/9/2020).
Menurut Yusri, diduga Cai Changpan menggali lubang menggunakan alat pekerja yang sedang membangun dapur di dekat selnya.
"Diduga beberapa alat yang dipakai untuk menggali adalah alat pekerja yang sedang membangun dapur di dekat sana," ujarnya.
Hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap teman satu sel Cai Changpan, diketahui proses penggalian lubang memakan waktu 5 sampai 6 bulan.
"Ada indikasi napi yang kabur itu sudah menggali lubang selama 5 sampai 6 bulan untuk jalan keluar dari sel. Ini dikatakan teman napi satu sel," katanya.
Ia memastikan masih akan memeriksa saksi lainnya untuk mendalami siapa saja yang terlibat dalam kaburnya Cai Changpan.
"Kita masih dalami kemugkinan keterlibatan pihak lainnya," ujar Yusri.
Sampai kini, Yusri memastikan pihaknya masih memburu Cai Changpan, bersama tim dari Lapas Tangerang dan dari Polres Tangerang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/gali-lubang-di-sel.jpg)