Corona di Palembang

2 Remaja Perempuan di Palembang Terjaring Razia Tak Pakai Masker, Minta Maaf : Jangan Contoh Kami

Dua remaja tersebut diminta petugas untuk berhenti di pinggir jalan untuk meminta maaf sembari memberikan imbauan kepada penggenara lainnya sambil men

Penulis: Pahmi Ramadan | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/PAHMI RAMADAN
Razia masker di Jalan Jendral Sudirman, Senin (14/9/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Polrestabes Palembang bersama gugus tugas Covid-19 Kota Palembang hari ini meninjau seputaran Jalan di kota Palembang untuk memberikan imbuan kepada masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas keluar rumah.

Razia masker tersebut dimulai dari Jalan Jendral Sudirman, Senin (14/9/2020) pukul 10.00 WIB.

Dua remaja perempuan pengemudi mobil yang kedapatan tidak menggunakan masker langsung disetop petugas.

Dua remaja tersebut diminta petugas untuk berhenti di pinggir jalan untuk meminta maaf sembari memberikan imbauan kepada penggenara lainnya sambil menggunakan microphone.

BREAKING NEWS: Ketua Imam Masjid Nurul Iman Tanjung Rancing OKI Meninggal, Dibacok saat Salat Magrib

"Jangan contoh kami yang keluar tidak memakai masker, kami mohon maaf karena tidak mengikuti protokol kesehatan. Dan kami berjanji kalau ingin keluar rumah lagi akan selalu menggunakan masker," ujar dua remaja wanita tersebut, di kawasan Jalan Jendral Sudirman, Senin (14/9/2020) sekira pukul 10.35 WIB.

Para pengendara lainnya yang tidak menggunakan masker diberi sanksi langsung untuk membeli masker sebelum melanjutkan perjalanan.

Kapolrestabes Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan, Polrestabes Palembang bersama gugus tugas hari ini mengadakan razia masker di kawasan kota Palembang.

Sudah Lama Intai Syekh Ali Jaber, AA Pelaku Penusukan Akui Sering Terbayang-bayang dengan Ceramahnya

Alami Luka Robek karena Ditusuk, Syekh Ali Jaber Tetap Lanjutkan Ceramah, Duga Pelaku Orang Suruhan

"Sesuai dengan peraturan wali kota yang sudah ada dan aturan-aturan hukum lainnya, dengan bertahap hari ini kita melakukan, sanksi hukumanan badan yaitu push up, denda Rp 100 hingga Rp 500rb bagi pelanggar, ataupun hukuman lainnya," kata Anom.

Ia mengimbau agar masyarakat tetap mengikuti protokal kesehatan saat keluar rumah.

"Ya jadi saya imbau agar masyarakat lebih mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan imbauan pemerintah untuk tetap menggunakan masker, mencuci tangan, dan jaga jarak mari sama-sama kita putuskan mata rantai penyebaran virus corona," tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved