Bukan PAN Reformasi, Nama Baru dan Logo Partai Bentukan Amien Rais Sudah Diputuskan
Menurut Agung, nama maupun logo disesuaikan dengan semboyan partai yakni melawan kezaliman dan asas partai yaitu Islam Rahmatan Lil Alamin.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Amien Rais dan loyalisnya sudah memutuskan nama untuk partai baru, yang rencananya dideklarasikan pada Desember 2020.
Loyalis Amien Rais, Agung Mozin mengatakan, nama partai baru yang digagas Amien Rais bersama kawan-kawan, dipastikan tidak menggunakan PAN Reformasi.
"Nama sudah ada, bukan menggunakan PAN Reformasi. Kami tidak mau menggunakan nama PAN, itu masa lalu," papar Agung saat dihubungi, Jakarta, Jumat (11/9/2020).
• Artis Sandra Dianne Meninggal Dunia setelah Alami Kecelakaan, 5 Hari Lagi Ulang Tahun ke-26
• Remaja Putri di Palembang jadi Korban Penusukan, Pelakunya Wanita, Diduga Pacar Lain Kekasihnya
"Logo sudah final juga, nanti Pak Amien yang akan umumkan, sekitar dua lagi diumumkan," ucap Agung.
Menurut Agung, nama maupun logo disesuaikan dengan semboyan partai yakni melawan kezaliman dan asas partai yaitu Islam Rahmatan Lil Alamin.
"Bisa dibayangkan saja, apa nama partainya nanti. Yang pasti kita tinggalkan PAN, karena itu sudah masa lalu," kata Agung.
Kata PAN
Juru bicara Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi mengatakan jika Amien Rais benar akan mendirikan partai politik baru, maka PAN tidak akan identik lagi dengan yang bersangkutan.
"Jika Pak Amien mendirikan partai politik baru, maka masyarakat akan menilai PAN tidak akan identik lagi dengan Pak Amien Rais," ujar Viva Yoga, dalam keterangannya yang telah dikonfirmasi Tribunnews.com, Jumat (11/9/2020).
Diketahui, identiknya Amien Rais dengan PAN tak lepas dari faktor yang bersangkutan merupakan satu diantara pendiri PAN.
Namun, keidentikan antara PAN dan Amien Rais dinilai Viva Yoga akan hilang, karena masyarakat berasumsi Amien Rais telah meninggalkan partai yang dibentuknya.
"Publik akan menilai Pak Amien Rais telah meninggalkan dan keluar dari PAN," kata dia.
Meski demikian, Viva Yoga mengatakan pendirian partai politik baru yang direncanakan Amien Rais tak salah adanya.
Karena hal itu merupakan hak politik yang dijamin konstitusi.
"Bahwa setiap warga negara bebas merdeka untuk berserikat, berkumpul, mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan, sebagaimana termaktub di pasal 28 UUD 1945," ungkapnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Partai Bentukan Amien Rais Sudah Diputuskan, Bukan PAN Reformasi dan Jika Amien Rais Dirikan Partai Baru, PAN Tidak Akan Identik Lagi dengan Amien Rais
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/pendiri-pan-yang-juga-tokoh-reformasi-amien-rais.jpg)