Urutan Bulan dalam Kalender Hijriah dari Muharram sampai Dzulhijah, Mengacu pada Peredaran Bulan
Tahun Baru Islam ini ditetapkan berdasarkan peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah Islam, yaitu saat Rasulullah SAW melakukan hijrah dari Mekkah
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Urutan Bulan dalam Kalender Hijriah dari Muharram sampai Dzulhijah, Mengacu pada Peredaran Bulan.
Kalender Hijriah atau Kalender Islam merupakan penentuan tanggal atau bulan yang berkaitan dengan ibadah dan hari-hari penting lain umat Islam.
Tahun Baru Islam ini ditetapkan berdasarkan peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah Islam, yaitu saat Rasulullah SAW melakukan hijrah dari Mekkah ke Madinah.
Perjalanan atau hijrah dari Kota Mekkah ke Madinah tersebut berlangsung pada tahun 622 Masehi.
Pada zaman Rasulul kalender hijriah ini belum ada.
Menurut sejarah, kalender ini dimulai pada zaman Khalifah Ar-Rasyidin kedua yaitu Umar al-Faruq R.A.
Hal ini dikarenakan saran dari para sahabat untuk penetapan tanggal bagi Madinah pada saat itu.
Kalender Islam menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya, sedangkan kalender biasa (Kalender Masehi) menggunakan peredaran matahari.
Dalam Kalender Hijriah ada 12 Bulan sepanjang tahunnya.
• Puasa Sunnah yang Dianjurkan pada Bulan Muharram/ Tahun Baru Islam 1442 Hijriah, 20 Agustus 2020
Berikut Urutan Bulan dalam Kalender Hijriah dari Muharram sampai Dzulhijah:
- Muharram
- Safar
- Rabi’ul Awal
- Rabi’ul Akhir
- Jumadil Awal
- Jumadil Akhir
- Rajab
- Sya’ban
- Ramadhan
- Syawal
- Dzulka’dah
- Dzulhijah
• Bacaan Doa & Dzikir Setelah Sholat Wajib (Fardhu) Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Itulah Urutan Bulan dalam Kalender Hijriah dari Muharram sampai Dzulhijah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/sejarah-singkat-hijriah-menjadi-sistem-kalender-islam-lengkap-dengan-5-amalan-yang-disunnahkan.jpg)