Corona di Palembang

Sekolah di Palembang Wajib Subsidi Kuota Internet Mulai September : Satu Anak Dapat 1 MB

Zulinto juga mengaku banyak Orangtua siswa yang menelpon dan juga mengirim WhatsApp (WA) ke sekolah-sekolah menanyakan kapan uang kuota diberikan kepa

Penulis: Melisa Wulandari | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/MELISA WULANDARI
Suasana Ahmad Zulinto saat memberikan arahan kepada seluruh kepala SD Palembang di di Aula Disdik lantai 3 Rabu (12/ 8/2020) 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bantuan kuota internet bagi siswa yang diambil dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), hal ini diimbau langsung oleh Menteri Pendidikan dan Budaya (Mendikbud) RI Nadiem Makarim.

Pria yang sering disapa Mas Menteri ini menyebut, dana BOS untuk beli kuota internet demi meringankan beban orangtua dan siswa.

Menanggapi hal ini Kepala Dinas Pendidikan kota Palembang Ahmad Zulinto menghimbau agar kepala sekolah tak perlu bingung, sebab dalam usaha untuk membantu siswa dan guru yang terkendala jaringan dan kuota, Disdik kota Palembang telah menggandeng pihak ketiga.

"Bagi guru dan siswa jangan khawatir dan kisruh adanya surat edaran dan penyampaian dari Mendikbud bahwa anak anak harus diberi subsidi dengan perorangan," ujarnya saat memberikan arahan kepada seluruh kepala SD Palembang di Aula Disdik lantai III Rabu (12/ 8/2020).

Kalau Takut Corona, Kita Tak Makan, Cerita Perjuangan Hidup Pedagang Bambu Keliling di Palembang

Zulinto juga mengaku banyak Orangtua siswa yang menelpon dan juga mengirim WhatsApp (WA) ke sekolah-sekolah menanyakan kapan uang kuota diberikan kepada anak-anak.

"Inilah yang membuat bingung kepala sekolah, dan karena itu saya kumpulkan kepala sekolah untuk membahas hal ini, disebutkan kalau dana bos bisa digunakan untuk membeli kuota guru dan siswa," katanya

Dia menyebutkan pada 1 September mendatang pihak sekolah wajib mensubsidi kuota internet.

Sekolah wajib melakukan subsidi silang.

"Dari subsidi silang ini akan dipasang 61 titik Wifi berupa tower. Induknya ada di Dinas Pendidikan Palembang. Radius 5 kilometer yang dipasang bisa digunakan anak-anak kita dimana saja," jelasnya.

MOTIF Pembunuhan Azhari Alias Aang di Jembatan Musi IV Palembang, Pelaku Akui Gegara Narkoba

"Hal ini dibuat supaya tidak menjadi keluhan bagi siswa saat proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di rumah secara dalam jaringan (daring) dimasa pandemi covid-19 ini, 1 anak akan mendapatkan kuota 1 megabyte (MB)," ujarnya.

Adapun perincian untuk subsidi dana Wifi yang diambil dari dana BOS sebagai berikut:

1. Apabila jumlah siswa yang ada di sekolah sebanyak 600 orang ke atas (ada 73 sekolah) wajib mengeluarkan dana sebesar Rp 3 juta.

2. Apabila sekolah tersebut ada sebanyak 300 sampai 528 orang siswa, wajib mengeluarkan dana sebesar Rp 2,5 juta.

3. Apabila jumlah siswa 200 sampai 299 orang, wajib mengeluarkan dana sebesar Rp 2 juta.

4. Untuk sekolah yang siswanya berjumlah 100 sampai 195 orang siswa mengeluarkan dana sebesar Rp 1,5 juta

5. Dan bila jumlahnya siswa hanya ada 85 sampai 100 orang maka dibebaskan biaya (gratis).

"Semua biaya ini dikeluarkan melalui dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)," tutupnya. (Elm)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved