Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Direktur Perludem Sedih, Pilkada di 30 Daerah Termasuk OKU Selatan Berpotensi Calon Tunggal

Terdapat sekitar tiga puluhan daerah penyelenggara pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 yang berpotensi memunculkan bakal calon tunggal

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Welly Triono
Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, mengungkapkan terdapat sekitar tiga puluhan daerah penyelenggara pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 yang berpotensi memunculkan bakal calon tunggal.

"Dari data yang kami olah, ada tiga puluhan daerah kemungkinan akan ada calon tunggal, baik kabupaten dan kota," kata Titi, Rabu (5/8/2020).

Sementara untuk di Sumsel sendiri, dari 7 Kabupaten yang melaksanakan Pilkada 9 Desember nanti, sudah hampir pasti di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan terjadi, dan akan melawan kotak kosong.

"Yang sudah di atas 70 persen, potensi balon tunggal sepertinya di OKU Selatan, dan kita sedih melihatnya. Tapi sekali lagi masih sangat dinamis, karena pendaftaran balon belum berlangsung di KPU dan saya berdoa nantinya tidak ada calon tunggal di Sumsel," harapnya.

Wanita asal Sumsel ini menjelaskan, data tiga puluhan daerah itu, diperoleh dari perkembangan informasi di media massa.

"Saya mencoba melakukan riset beberapa hari belakangan. Riset media. dinamis, perkembangan pencalonan masih berlangsung," ujarnya.

Menurut dia, data puluhan daerah itu masih berpotensi untuk berubah.
Hal ini, kata dia, karena melihat kontestasi politik di Indonesia yang cenderung mengusung pasangan calon pada saat-saat akhir.

"Cenderung dinamis. Pilkada (Indonesia,-red) cenderung injury time. Tidak berbasis program, gagasan, dan ideologi," terangnya.

Apalagi, dia menambahkan, penetapan pasangan calon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih akan dilakukan pada 23 September 2020.

"Calon definitif ditetapkan tanggal 23 September. Bisa sangat berubah," tambahnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved