Silaturahmi ke PKB Sumsel, Kapolda Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri Ungkap Muratara Rawan di Pilkada

Konsentrasi kita (pengamanan) di Muratara, tetapi kita berharap lainnya tetap kondusif, itupun hanya situasi daerah saja. Tapi insya allah kondusifla

TRIBUN SUMSEL/IKA ANGGRAENI
SAFARI POLITIK - Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri saat melanjutkan safari politik dengan silahturahim bersama pengurus DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumsel, Selasa (4/8/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri berharap pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di 7 Kabupaten se Sumsel bisa berjalan aman, lancar dan adem nantinya.

Hal ini disampaikan Kapolda saat melanjutkan safari politik dengan silahturahim bersama pengurus DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumsel, Selasa (4/8/2020).

Di kesempatan itu, Kapolda menyampaikan terhadap parpol pihaknya, ingin mengajak menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember ini untuk sama-sama menjaga kondisi keamanan yang kondusif dan tanpa konflik.

"Untuk menghadapi Pilkaka tujuh kabupaten di Sumsel, salah satunya kita mengunjungi teman-teman parpol, dan ini yang ke-11. Hal ini dalam upaya menjaga suasana tetap kondusif, dari awal kita mencoba mengajak bersama-sama, selain upaya pengamanan, lebih bagus upaya-upaya yang sifatnya komunikasi dan koordinasi," kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra, didampingi sejumlah jajarannya.

Ia menilai dari 7 Kabupaten di Sumsel, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) akan jadi perhatian dalam pengamanan nanti, mengingat karakter masyarakat dan wilayahnya yang jauh dari pusat ibukota provinsi Sumsel.

"Sementara, konsentrasi kita (pengamanan) di Muratara, tetapi kita berharap lainnya tetap kondusif, itupun hanya situasi daerah saja. Tapi insya allah kondusiflah. Mengingat Muratara karena karekteristik daerahnya saja, dan jaraknya ke sana yang jauh, kalau ada apa- apa kita sulit segera ke sana," terangnya.

Untuk itu pihaknya akan menyiapkan sejumlah personil kepolisian, baik dari yang reguler maupun menggeser sejumlah pasukan yang ada.

"Jumlah kekuatan nanti 2/3 , tapi ada juga pasukan yang backup jika ada kondisi yang urgensi, kita bisa geser pasukan kesana baik, dari Brimob maupun mako," tandasnya jenderal polisi bintang dua tersebut asli Palembang ini.

Sementara Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan mengungkapkan, jika pihaknya selaku pimpinan parpol di provinsi, siap untuk bekerja sama dengan semua pihak termasuk kepolisian, dalam upaya tetap menjadikan Sumsel kondusif ditengah Pilkada yang akan datang.

"Kita semua, harus bareng- bareng mewujudkan apa yang dikatakan Kapolda tadi, untuk tetap menjadikan Sumsel kondusif," pungķas Ramlan didampingi sejumlah pengurus lainnya, dan anggota Fraksi PKB di DPRD Sumsel.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved