Pasar Kembali Ramai Jelang Lebaran, Jubir Dinkes Palembang Ingatkan Protokol Kesehatan

H-1 Idul Adha 1441 H, pasar tradisional di kota Palembang begitu ramai dipadati masyarakat yang hendak membeli berbagai keperluan lebaran.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Moch Krisna
Tribunsumsel.com/Shinta Dwi Anggraini
Jelang satu hari perayaan Idul Adha 1441 H, pasar Lemabang terpantau ramai, Kamis (30/1/2020 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - H-1 Idul Adha 1441 H, pasar tradisional di kota Palembang begitu ramai dipadati masyarakat yang hendak membeli berbagai keperluan lebaran.

Seperti yang terlihat di pasar Lemabang Kota Palembang, Kamis (30/1/2020).

Tampak para pembeli maupun pedagang sibuk dengan transaksi jual beli yang begitu ramai.

Juru bicara Dinas Kesehatan Palembang, Yudhi Setiawan, tidak menampik adanya lonjakan aktivitas masyarakat di pasar menjelang puncak-puncak perayaan hari besar.

Tak terkecuali pada perayaan hari lebaran.

Meski begitu, Yudhi mengingatkan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan selama pandemi.

"Kita semua harus menyadari bahwa pandemi corona sampai saat ini belum berakhir," ujarnya.

Yudhi mengakui, sulit untuk menerapkan sosial distancing atau jaga jarak di pasar.

Padahal hal tersebut merupakan salah satu tindakan yang sangat dianjurkan untuk meminimalisasi penularan virus corona.

"Untuk itu kami sangat mengimbau bagi masyarakat yang ke pasar, minimal harus menggunakan masker. Jangan digantungkan di leher atau di dagu. Setelah dari pasar, wajib juga untuk mencuci tangan begitu sampai di rumah. Dan jangan pernah menyentuh mata atau mulut sebelum mencuci tangan," ujarnya.

Menurutnya, sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan dua periode di kota Palembang berakhir, kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan memang menurun.

Untuk itu Pemkot Palembang melalui Dinas kesehatan maupun instansi terkait, hingga kini masih terus gencar dalam memberikan penyuluhan dan pemahaman kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan selama pandemi.

"Ada tim yang turun langsung ke lapangan dan memberikan pemahaman ke masyarakat.
Itu merupakan upaya dari Dinkes Palembang bersama sektor lain untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat kepada protokol kesehatan," ujarnya.

Yudhi juga tak menampik masih terus meningkatnya jumlah konfirmasi Corona di kota Palembang.

Namun menurutnya, jumlah kenaikan yang terjadi, saat ini tidak begitu signifikan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved