Tinju

Terungkap, Mike Tyson Sebut Satu Nama Paling Menakutkan Baginya

Namun, layaknya atlet manapun, kemampuan bertinju Tyson menurun seiring dengan pertambahan usia.

Editor: Slamet Teguh
instagram @miketyson
Mike Tyson saat mencium merpati kesayangannya 

TRIBUNSUMSEL.COM - Legenda tinju dunia dari Amerika Serikat (AS), Mike Tyson, mengungkap satu nama lawan yang dianggap paling kuat sekaligus menakutkan.

 
Semasa menjalani karier sebagai petinju kelas berat sejak tahun 1980-an, Mike Tyson adalah sosok yang sangat dihormati karena punya gaya bertarung mematikan.

Namun, layaknya atlet manapun, kemampuan bertinju Tyson menurun seiring dengan pertambahan usia.

Pasca-kalah dari Evander Holyfield dan kena sanksi karena terbukti menggigit telinga lawannya itu, Tyson tak mampu lagi tampil kuat.

Dia pun memutuskan pensiun pada tahun 2005 usai menelan 2 kekalahan secara beruntun. 

Meski pernah merasakan kekalahan dari beberapa petinju, Mike Tyson tak pernah menganggap mereka sebagai lawan terkuat dan menakutkan untuknya.

Sebaliknya, sosok berjulukan Si Leher Beton itu menyebut dirinya sendiri sebagai musuh yang bisa membuat tak berdaya.

"Saya (lawan paling kuat), Mike Tyson," kata dia, dilansir BolaSport.com dari Sportbible.com.

Perjalanan karier Mike Tyson sebagai petinju profesonal memang penuh warna.

Pada tahun 1990-an, Tyson sempat mendekam di penjara karena terlibat kasus perkosaan.

Selain kasus pidana, dia juga pernah mengalami masalah keuangan yang membuat dia bangkrut pada tahun 2003. 

Kini, pria berusia 54 tahun itu mengaku sangat rindu untuk bertinju, tetapi tidak berani melihat dirinya yang muda kembali lagi.

Menurut Tyson, jika dirinya yang muda kembali, maka sosok buas di dalam bakal turut muncul.

"Saya mempelajari semuanya. Saya tahu seni bertarung, saya tahu seni perang, hanya itu saja yang saya pelajari," ucap Tyson.

"Itu sebabnya saya sangat ditakuti, mereka takut pada saya ketika di atas ring. Saya adalah seorang annihilator. Itu yang saya miliki sejak lahir."

"Sekarang hari-hari itu telah hilang dan kosong. Saya bukan siapa-siapa. Saya sedang belajar seni kerendahan hati," kata Tyson menegaskan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved