Breaking News:

Pembunuhan Guru di Banyuasin

Kapolres Banyuasin Sampai Geram dengan Pembunuh Ibu Guru, Pelaku Hanya Menunduk dan Menangis

Pelaku yang diinterogasi Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk hanya bisa merunduk dan menangis.

Sripo/ Mat Bodok
Ardiansyah tersangka pembunuh guru SD di Muara Telang Banyuasin dibawa ke Polres Banyuasin, Jumat (10/7/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Pembunuh ibu guru SD di Muara Telang Banyuasin hanya tertunduk lesu saat dihadirkan dihadapan para jurnalis.

Ardiansyah (18) warga Jalur V Marga Rahayu Marga Telang Kabupaten Banyuasin membunuh Efriza Yuniar alias Yuyun (50) guru SD Negeri 11 Muara Telang

Pelaku yang diinterogasi Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk hanya bisa merunduk dan menangis.

Bahkan Ardiansyah mengaku tidak tahu alasannya membunuh korban

37 Pasangan Anak SMP Diduga Pesta Seks di Hotel, Petugas Temukan Kondom, Obat Kuat dan Miras

MF (16) Mainkan Alat Kelamin Sendiri Setelah Vanny dalam Kondisi Tewas di Penginapan Palembang

"Tanggal 7 kemarin kau bunuh, kenapa tidak tahu," tegur Kapolres.

"Kalau kau keluar dari sel dan bunuh orang lagi, Kau dak masuk sel lagi. "Tapi kau masuk liang kubur," kata Kapolres

Motif Dendam

Motif dendam diduga menjadi latar belakang pembunuhan sadis terhadap EY (51 tahun), guru SD di Muara Telang Kabupaten Banyuasin, Sumsel.

Dihadapan penyidik, tersangka Ardiansyah (18 tahun), mengaku dendam karena pernah dinasehati saat kedapatan mencuri di rumah korban yang tak lain merupakan gurunya semasa SD.

"Tersangka ini memang dikenal warga sekitar cukup sering berbuat onar. Seperti menganggu anak-anak perempuan, hobi ngintip dan nonton film porno."

Halaman
1234
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved