Berita Lahat
Merasa Diperas, Ratusan Pedagang Pasar Tradisional Modern Serelo Lahat Ngadu ke Pemkab dan DPRD
Pendemo yang merupakan pedagang ini selain berorasi menyampaikan aspirasinya juga membawa poster yang berisakan tuntutan.
Laporan Wartawan Sripoku. Com Ehdi Amin
TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Ratusan pedagang yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Modern Serelo (PPPTMS) Lahat, menggelar aksi demo di halaman Pemkab Lahat, Kamis (9/7/2020).
Ratusan pedagang ini mengadu ke Bupati Lahat dan DPRD Lahat lantaran menilai pengelola PPPTMS semena-mena.
• 13 Kecamatan di Palembang yang Alami Penambahan Kasus Baru Covid-19, Ilir Barat (IB) I Bertambah 6
• Tak Lagi Kemuning, Kini Kecamatan Ilir Barat (IB) I Terbanyak Positif Covid-19 di Palembang
Pendemo yang merupakan pedagang ini selain berorasi menyampaikan aspirasinya juga membawa poster yang berisakan tuntutan.
Di dalam poster yang dibawa pendemo tertulis 'Kami pedagang merasa tertindas' ada juga kalimat 'stop pungutan liar'.
Ada juga meminta agar Pemkab Lahat mengambil pengelolaan PPPTMS.
Pedagang menyampaikan Jaka Riko yang Koni memfasilitasi Lola's Lapas berjualan bukan milk pengelola lagi.
• Aparat Gabungan Tangkap Kapal China di Perairan Kepri, Temukan 2 Mayat ABK WNI di Dalam Freezer
• Pemerintah Berencana Naikkan Uang Pensiun, Uang yang Diterima Pensiunan Bukan Sekedar Gaji Pokok
Hingga Berta ini di buat, ratusan pedagang masih menggelar Aksi demo seraya berorasi.
"Kami minta pemda mrngambil alih pengelolaan karena pedagang merasa tertindas dan diperas,"tegas Dodo Arman, Perwakilan masa. ean
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/ratusan-pedagang-ppptms-saat-menggelar-aksi-demo-di-halaman-pemkab-lahat.jpg)