Ada Aktivitas Tambang Ilegal di Jayapura, Kasat Reskrim AKP YF Dicopot, Diduga Turunkan Citra Polri

AKP Yoan Febriawan kini diperiksa Seksi Propam Polresta Jayapura karena diduga melakukan perbuatan yang menurunkan citra polisi.

Antara / Evarukdijati
Kapolresta Jayapura menggerebek tambang emas ilegal 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kapolresta Jayapura mencopot jabatan Kasat Reskrim yang diemban AKP YF

Penemuan aktivitas penambangan ilegal di kawasan Buper Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, pada 26 Juni 2020, berujung pada pencopotan Kasat Reskrim Polresta Jayapura, AKP Yoan Febriawan.

Kapolresta Jayapura AKBP Gustav Urbinas mengatakan, pencopotan itu dilakukan karena AKP YF dinilai tak bekerja maksimal menangani penambangan ilegal di wilayah tersebut.

Padahal, perintah penanganan tambang ilegal itu telah dikeluarkan sejak April 2020.

"Untuk itu saya menganggap bahwa perintah dan petunjuk untuk melaksanakan penegakan hukum atau menghentikan kegiatan penambangan tidak diindahkan dan dilaksanakan secara baik oleh jajaran Satuan Reskrim," kata Gustav di Jayapura, Selasa (30/6/2020).

Menurutnya, pencopotan dilakukan agar pengusutan kasus penambangan ilegal itu berjalan sesuai proses hukum.

"Demi untuk proses hukum atas kegiatan ini dan menjaga netralitas, maka saya mengambil langkah untuk menonaktifkan pejabat Kasat Reskrim," sambung Gustav.

AKP Yoan Febriawan kini diperiksa Seksi Propam Polresta Jayapura karena diduga melakukan perbuatan yang menurunkan citra polisi.

Tapi, Gustav belum memastikan keterlibatan AKP YF dalam aksi penambangan ilegal itu.

Sebab, pemeriksaan belum selesai. 

Halaman
12
Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved