Ini yang Menginspirasi Rhoma Membuat Lagu Berjudul Virus Corona

apa pun analisis manusia, bagi orang-orang beriman corona hanyalah cobaan atau ujian saja.

Penulis: Agung Dwi Ertata | Editor: Eko Adia Saputra
SRIPO/ANTON
Rhoma Irama akan menjadi tamu istimewa Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post. 

Ini yang Menginspirasi Rhoma Membuat Lagu Berjudul Virus Corona

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Banyak hikmah yang bisa dipetik dari pandemi virus corona atau Covid-19. Itu juga dirasakan Raja Dangdut, Rhoma Irama. Bahkan dari hasil renungan tentang corona, Rhoma berhasil menciptakan lagu berjudul Virus Corona.

Saat menjadi bintang tamu di Sumsel Virtual Fest yang diselenggarakan Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post, Senin (22/6/2020), Rhoma membeberkan asal usul penciptaan lagu Virus Corona atau Corona Virus.

"Setelah saya merenung, bertafakkur. Saya melihat, banyak sekali analisis orang tentang corona. Ada yang mengatakan lantaran pola makan. Memang dalam hal ini Allah Swt. berfirman, 'Makanlah makanan yang halal dan baik dari rezeki yang aku berikan kepadamu. Jangan kamu melampawi batas sehingga kamu menghalalkan murkaku. Siapa yang menghalalkan murkaku, mereka akan binasa'. Ini kira-kira peringatan dari Allah tentang pola makan," kata Rhoma.

Menurut Rhoma, ada juga ulama yang menganalisis bahwa pandemi corona bagian dari istidraj.

"Istidraj itu artinya azab yang ditunda. Allah Swt. berfirman, 'Ketika mereka telah melupakan, telah mengabaikan, peringatan-peringatan yang aku berikan, maka aku bukakan lagi pintu-pintu kesuksesan, aku bukakan lagi pintu-pintu kejayaan bagi mereka. Sampai ketika mereka sudah merasa bangga dan lupa diri, dengan segala capaian-capaian mereka, maka aku timpakan kepada mereka azab yang tiba-tiba sehingga mereka kalang kabut'."

"Ada lagi analisis, bahwa virus corona ini adalah konspirasi globat tentang politik dagang. Menciptakan virus lalu disebarkan, kemudian menjual vaksin. Adala lagi katanya konspirasi global untuk mengurangi populasi manusia. Ini semuanya wallahu a'lam, hanya Allah yang tahu. Tapi itulah analisis-analisis yang dibuat manusia," kata Rhoma.

Namun, lanjut Rhoma, apa pun analisis itu, bagi orang-orang beriman ini hanya cobaan atau ujian saja.

"Sebagaimana firman Allah, 'Akan aku uji kamu dengan rasa takut, dengan kekurangan makan, dengan kekurangan harta benda. Dan berikan berita gembira bagi orang-orang sabar yang ketika ditimpa musibah, dia sadar bahwa dia datang dari Allah dan akan pulang kepada Allah tanpa membawa apa-apa, tanpa membawa siapa-siapa yang selama ini kita miliki, kecuali kain kafan',"

"Kalau orang sadar sadar akan hal itu, insya allah cobaan yang berat akan terasa ringan. Sementara untuk orang bersabar, Allah berjanji akan merahmatinya. Karena itu kita berharap corona ini semata-mata hanya ujian saja buat orang-orang beriman dan peringatan bagi orang-orang yang tidak atau belum beriman agar kembali dan mengangungkan Allah Swt. Karena dengan teknologi yang sudah kita capai, bisa bikin segala macam, lalu kita mengecilkan Allah, itu yang membuat Allah murka," katanya.

Hasil renungan inilah yang Rhoma tangkap, lalu dituangkan dalam sebuah lagu berjudul Virus Corona.

"Kemudian saya berikan solusi. Upaya manusia itu hanya tiga saja, yaitu ikhtiar, berdoa, dan tawakal. Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum atau bangsa, kalau kaum atau bangsa itu sendiri tidak mau berjuang atau ikhtiar mengubahnya.
Makanya dalam lirik terakhir (lagu Virus Corona), 'ikhtiar dan juga doa mari kita upayakan, agar dunia terbebas darinya virus corona', he he kira-kira begitu," kata Rhoma.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved