Berita PALI

Kabar Gembira, Uang Transport Guru di PALI Cair : Bisa untuk Beli Kuota Internet dan Telepon

Menurut Kamriadi usulan dari pihak sekolah baru lengkap sekarang, sehingga uang transport Bulan Maret baru bisa diproses sekarang.

Tayang:
Editor: Weni Wahyuny
Sripo/ Reigan
Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) PALI, Kamriadi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI -- Para guru di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sedikit bisa tersenyum sumringah.

Sebab, uang transport para guru kembali dicairkan dan sudah masuk ke rekening masing-masing.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Kamriadi menuturkan, bahwa meski kegiatan belajar mengajar di sekolah belum aktif, namun para guru tetap berjalan dari rumah.

Setiap hari para guru tetap memberikan materi pelajaran kepada siswa secara daring.

Untuk itu guru-guru harus membeli kuota internet agar komunikasi dengan siswa berlangsung lancar.

"Uang transport guru PAUD, SD dan SMP Bulan Maret sudah ditransfer ke rekening para guru," ungkap Kamriadi, Senin (8/6/2020).

Kamriadi meminta kepada kepala sekolah agar mengatur jadwal para guru dalam pengambilan dana di ATM agar tidak terjadi penumpukan massa.

"Kita sedang memutus mata rantai Covid-19, karena itu patuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah" katanya.

Menurut Kamriadi usulan dari pihak sekolah baru lengkap sekarang, sehingga uang transport Bulan Maret baru bisa diproses sekarang.

"Untuk itu kami minta kepada para kepala sekolah untuk segera mengajukan usulan transport Bulan April agar bisa diproses secepatnya" jelasnya.

Dicairkannya Uang Transport Guru ini mendapat sambutan meriah dari para guru.

Seperti diungkapkan Yessi Afrianti, salah satu guru SD di Talang Ubi.

Yessi mengaku sangat bersyukur dengan adanya Uang Transport ini, karena sangat membantu para guru melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan sistem daring.

"Bisa kami manfaatkan untuk membeli kuota internet dan kuota telepon. Biar bisa lebih leluasa menghubungi para siswa" terang ibu berkacamata ini.

"Tidak semua kabupaten menyediakan program seperti ini. Karena program ini sangat membantu sekali. Selain bisa membantu membeli kuota internet, sebagian rekan-rekan memanfaatkannya untuk menambah biaya kuliah" katanya.(cr2)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved