Berita Kriminal

Buron 2 Tahun, Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pembunuh Bersembunyi di Bangka

Andi warga Desa Suka Damai Kecamatan Tungkal Jaya Muba ini akhirnya menyerah setelah dihadiahi timah panas petugas.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Siemen Martin
Tribunsumsel
Tersangka Andi Arapat beserta barang bukti ketika diamankan di Mapolda Sumsel, Kamis (4/6/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dua tahun menjadi buronan, pembunuh Muhammad Kasim warga Desa Suka Damai kecamayan Tungkal Jaya Muba pada Selasa (9/1/2018) lalu ditangkap.

Pelaku diamankan oleh Unit 3 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel di tempat persembunyiannya di Bangka.

Tersangka Andi Arafat (35) harus mendapat hadiah timah panas polisi, karena berupaya kabur ketika akan ditangkap.

Andi warga Desa Suka Damai Kecamatan Tungkal Jaya Muba ini akhirnya menyerah setelah dihadiahi timah panas petugas.

Menurut tersangka, ia bisa membunuh korban karena tidak senang mengetahui pohon karet miliknya ditebang korban.

Karena kesal dan dendam dengan korban, sehingga tersangka mendatangi korban yang saat itu sedang menyadap karet.

"Kami sempat ribut. Karena aku sudah kesal dan dendam jadi korban langsung aku bacok. Tidak tahu berapa banyak aku membacok korban," ujar tersangka saat diamankan di Mapolda Sumsel, Kamis (4/6/2020).

Setelah membacok korban dan mengetahui korban tewas, tersangka langsung kabur untuk melarikan diri. Agar tidak terlacak poisi, tersangka memutuskan untuk kabur ke Bangka.

Selama dua tahun, tersangka berada di Bangka tepatnya di Kampung Melintang Gang Petir Kecamatan Riau Silip Kabupaten Sungai Liat Bangka.

Unit 3 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel yang mendapatkan informasi keberadaan tersangka, melakukan koordinasi dengan Jatanras Polda Babel dan Polsek Riau Silip.

Saat dilakukan penangkapan, Rabu (3/6/2020) tersangka sempat melakukan perlawanan kepada petugas hingga akhirnya tersangka diberikan tindakan tegas dan terukur ke arah kaki kirinya.

"Aku sempat menanyakan kenapa korban, kenapa menebang pohon karet punya aku. Bukannya menjawab benar-benar, korban malah marah dan mencaci maki aku.

Makanya aku kesal dan dendam sekali sama korban, terlebih korban juga menantang aku," ungkap tersangka sambil menahan sakit di kakinya.

Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan didampingi Kasubdit 3 Jatanras Kompol Suryadi menuturkan, motif dari pembunuhan yang dilakukan, karena tersangka kesal dengan korban lantaran pohon karet milik tersangka ditebang korban. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved