Virus Corona

Wuhan Klaim Sebagai Kota Teraman, Dua Minggu Terakhir Temukan 300 OTG Covid-19

Pemerintah kota Wuhan menemukan 300 orang tanpa gejala ( OTG) dari hampir 10 juta tes Covid-19 yang mereka lakukan dalam dua minggu terakhir

AFP/HECTOR RETAMAL
Sejumlah pasangan dengan mengenakan masker menari di sebuah taman di sebelah Sungai Yangtze, Wuhan, Provinsi Hubei, China, Selasa (12/5/2020). Memasuki enam pekan bebas dari lockdown yang diterapkan akibat pandemi Covid-19 sejak Januari lalu, warga Wuhan kembali beraktivitas walau dalam kondisi terbatas. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Wuhan mengklaim sebagai kota teraman.

Pemerintah kota Wuhan menemukan 300 orang tanpa gejala ( OTG) dari hampir 10 juta tes Covid-19 yang mereka lakukan dalam dua minggu terakhir.

Angka itu diumumkan pejabat setempat pada Selasa (2/6/2020), sebagaimana dilansir dari pemberitaan AFP.

Pihak berwenang China mengklaim telah sukses menangani wabah virus corona, namun otoritas Wuhan memutuskan untuk menguji semua warganya, akibat muncul kasus baru usai pencabutan lockdown pada April.

Wuhan melakukannya untuk mewaspadai gelombang kedua wabah Covid-19 memasuki kota itu, yang merupakan lokasi pertama ditemukannya virus corona.

Lebih dari 9,8 juta orang telah diuji di kota berpenduduk 11 juta orang ini sejak 14 Mei hingga 1 Juni.

Para pejabat setempat menambahkan, dari pengujian itu mereka menemukan 300 pasien positif Covid-19 tanpa gejala. 

"Angka-angka ini menunjukkan bahwa Wuhan sekarang adalah kota teraman," kata Feng Zijian, wakil direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Nasional China, dikutip dari AFP.

Saat tes virus corona dilakukan, warga mengantre di tenda-tenda darurat yang didirikan tempat parkir, taman, dan perumahan.

Sekitar 500.000 pengujian dilakukan setiap harinya selama periode ini.

China tidak memasukkan OTG dalam penghitungan infeksi yang dikonfirmasi. 

"Tidak ada OTG yang ditemukan telah menginfeksi orang lain," ucap Lu Zuxin, seorang ahli kesehatan masyarakat dari Universitas Sains dan Teknologi Huazhong di Wuhan.

AFP melaporkan, Wuhan menemukan beberapa OTG pada sebagian besar hari-hari pengujian.

Otoritas Wuhan menggambarkan pengujian ini adalah "pertempuran krusial" selama 10 hari.

Kemudian pada Senin (1/6/2020), Wuhan untuk pertama kalinya mengumumkan tidak ditemukan satu pun OTG saat pengujian.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved