Berita OKU Selatan
Teror Siamang di Buay Rawan OKU Selatan, 9 Orang Sudah Jadi Korban
Teror siamang terjadi Kecamatan Buay Rawan Kabupaten OKU Selatan, Sumsel. Sembilan orang sudah jadi korban.
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA-Teror siamang terjadi Kecamatan Buay Rawan Kabupaten OKU Selatan, Sumsel.
Seorang warga Desa Rantau Panjang mengalami luka sehingga harus dijahit.
Korban mengalami luka di kaki kiri dan paha kanan.
Siamang yang meneror warga sejak dua pekan terkahir tersebut.
Sebelumnya telah menyerang total delapan warga setempat.
Baru-baru ini kembali menyerang Nurhayati (58), warga yang sedang bekerja dikebun wilayah Dusun II Desa Rantau Panjang, Kamis 28 Mei kemarin.
• UPDATE Corona Sumsel 29 Mei : Tambahan Pasien Sembuh Hampir Sama dengan Kasus Positif
Camat Buay Runjung Romzi membenarkan terkait adanya satu orang warga yang kembali diserang hewan liar siamang saat sedang bekerja di kebun.
"Korban membantu panen kacang tanah di dusun 3 Desa Rantau Panjang, kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB siang,"ungkap Camat Romzi, Jumat (29/5/2020).
Dikatakan Camat Buay Rawan Romzi korban yang menjadi korban serangan hewan liar siamang tersebut berhasil selamat dan mengalami luka serius serta dilarikan ke RSUD Muaradua.
"Dibagian kaki, korban mengalami 22 luka jahitan dan sempat dilarikan ke RSUD Muaradua untuk menjani penangana medis,"tambah Romzi.
Warga Desa Rantau Panjang Kecamatan Buay Rawan Kabupaten OKU Selatan memgalami teror hewan liar Siamang yang diperkirakan berjumlah 4 ekor.
Polhut telah menangkap satu siamang.
• Ada Batik Motif Corona dari Kampung Batik Laweyan Solo, Maknanya Bukan Sembarangan
Kendati demikian sebanyak 9 orang telah diserang oleh kawanan siamang tersebut.
Hari ini petugas gabungan dari Polhu, BPBD, Camat dan Kades Perangkat Desa mulau hari menyusuri hutan di wilayah setempat selama beberapa hari.
"Hari ini BPBD, Camat, kades dan perangkat bersama polhut turun langsung ke hutan Rantau Panjang untuk menelusuri dan memburu siamang liar tersebut,"ujar Romzi.
Koordinator Kesatuan Hutan Konservasi (KPHK) dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam BKSDA, Resort SM Gunung Raya Herman IB membenarkan terkait hewan liar kembali menyerang warga. (SP/ ALAN NOPRIANSYAH)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/petugas-gabungan-buru-siamang.jpg)