Corona di OKI
OKI Bertambah 28 Orang Positif Covid-19, Jubir: Hasil Kontak Tracing Pasien asal Mesuji dan Lempuing
"28 pasien positif ini merupakan hasil kontak tracing dari pasien asal Mesuji OKI dan Lempuing" ungkapnya.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Terjadi penambahan jumlah kasus positif yang cukup signifikan di wilayah kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten OKI menyampaikan ada penambahan sebanyak 28 jumlah kasus positif Covid-19 di OKI yang masuk dalam data.
Jadi, secara keseluruhan, pasien positif mencapai 59 orang, dengan 3 dinyatakan sembuh dan 1 orang meninggal dunia.
• Breaking News : Pedagang di Pasar Kebon Semai Sekip Meninggal Suspect Corona, Pasar Ditutup 10 Hari
Iwan Setiawan, juru bicara gugus tugas Covid-19 OKI pada konferensi virtual pers mengungkapkan penambahan jumlah kasus positif di OKI merupakan hasil kontak tracing dari pasien yang sebelumnya telah dinyatakan positif.
"Penambahan sebanyak 28 kasus positif pada hari ini adalah hasil uji lab tanggal 7-8 Mei lalu,"
"28 pasien positif ini merupakan hasil kontak tracing dari pasien asal Mesuji OKI dan Lempuing" ungkapnya.
Dikatakannya lebih lanjut, karena penggunaan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dalam mendeteksi virus corona yang semakin digencarkan, maka tak heran jika terjadi lonjakan penambahan yang cukup signifikan.
"Bertambahnya jumlah kasus positif virus corona di OKI yang bisa dibilang signifikan, hal ini dikarenakan jumlah pemeriksaan corona dengan metode PCR untuk mendeteksi Covid-19 yang semakin banyak," bebernya.
• Pedagang di Pasar Kebon Semai Sekip Meninggal Suspect Corona, Pengurus dan Pedagang akan Rapid Test
Dilanjutkannya, dari penambahan 28 kasus positif tersebut 20 kasus merupakan transmisi lokal dan sisanya masih dalam penyelidikan.
"Ya sesuai dengan rilis provinsi bahwa sebanyak delapan kasus di OKI masih dalam penyelidikan," tandasnya.
Iwan lantas meminta kepada masyarakat supaya tidak perlu panik meski telah terjadi penambahan sebanyak 28 kasus.
"Saya harap dan meminta kepada masyarakat sekalian supaya tidak perlu panik karena semua pasien positif sudah melakukan isolasi mandiri dengan diawasi penuh oleh Gugus Tugas Kecamatan dan Desa selama 18 hari," jelasnya.
Iwan juga menyampaikan pesan langsung Bupati OKI, dalam menghadapi corona yakni ibarat kita sudah menjadi carrier.
• IT II Tertinggi, Ilir Barat II Terendah, Data Persebaran Covid-19 di Palembang Update 26 Mei 2020
"Pesan Bapak Bupati yaitu anggaplah diri kita ini sudah terpapar meski tidak terpapar. Dengan demikian kita akan semakin waspada menyelamatkan diri kita dan orang lain dari Covid-19," pungkasnya.
Sehubungan dengan hal tersebut ditambahkan Iwan, jika peningkatan penambahan angka positif corona tidak hanya terjadi di daerah saja tapi secara nasional juga.
"Baik secara daerah maupun secara nasional penambahan angka positif corona meningkat karena pemerintah semakin masif melakukan tes PCR supaya semakin cepat kasus ditemukan dan semakin cepat pula penanganannya," tutupnya.