Setelah Diusir Kapolda Jawa Timur Dari Rapat Covid-19, Kapolsek Gubeng Diminta Menghadap Propam
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa sikap tegas Kapolda Jatim saat itu murni sebagai teguran, bukan kemarahan.
Mendapat teguran dari Kapolda, Kapolsek Gubeng, Kompol Naufil langsung keluar dan meninggalkan ruangan.
Muhammad Fadil juga meminta Karo SDM Polda Jatim untuk mengganti kapolsek tersebut.
Bahkan, Fadil meminta kapolsek tersebut untuk segera menghadap Kabid Propam Jatim terkait etik kepolisian. "Siap," kata Kapolsek Gubeng Kompol Naufil, dikutip dari Kompas TV.
Rapat Covid-19 dan kasus di Jatim yang kian melonjak
Untuk diketahui, rapat tersebut merupakan rapat koordinasi pembentukan kampung tangguh, untuk memetakan persoala dampak Covid-19 dan bagaimana penanganannya.
Rapat dihadiri Pangdam V Brawijaya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, seluruh kapolsek, Danramil dan camat di Surabaya.
Hingga kini, kasus Covid-19 di Jawa Timur terus mengalami peningkatan.
Bahkan pada 21 Mei 2020 lalu, menurut data BNPB, lonjakan pasien positif Covid-19 di Jatim mencapai 502 orang dalam satu hari.
Kapolda pun mengimbau semua pihak serius menangani persoalan ini.
"Saya minta ini menjadi tantangan buat kita supaya kita serius," tandas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/kapolda-jatim-irjen-muhammad-fadil-imran-menegur-kapolsek.jpg)