Reaksi Hotman Paris, Selebgram Sarah Keihl Posting Lelang Keperawanan Terancam Diproses ke Hukum

Terkait kasus viralnya seorang selebgram yang melelang keperawanannya sebesar Rp2 miliar untuk penanganan Covid-19 yakni Sarah Keihl

Instagram @sarahkeihl
Selebgram Sarah Keihl 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Terkait kasus viralnya seorang selebgram yang melelang keperawanannya sebesar Rp2 miliar untuk penanganan Covid-19 yakni Sarah Keihl, Pengacara Hotman Paris Hutapea turut buka suara.

Melalui akun Instagram @hotmanparisofficial, pada Kamis (21/5/2020), Hotman mengunggah video dirinya, yang langsung menyinggung kaum adam terkait masalah itu.

Dilansir oleh TribunWow, Hotman mengimbau untuk para pria, agar mengabaikan undangan lelang keperawanan tersebut.

"Nasihat saya kepada para laki-laki, jangan pernah mau terima lelang, jangan mau ikut lelang atas adanya undangan lelang oleh seorang selebgram yang mau melelang keperawanannya seharga 2 milliar."

"Katanya untuk disumbangkan kepada korban Corona," imbau Hotman.

Mengisolasi Diri Selama 14 Hari, Hotman Paris Rindu Dikelilingi Wanita Cantik: Patuh di Rumah
Mengisolasi Diri Selama 14 Hari, Hotman Paris Rindu Dikelilingi Wanita Cantik: Patuh di Rumah (Instagram)

Hotman mengatakan, kabar viral itu bisa tersandung pasal 27 (1) UU ITE, dengan ancaman hukuman paling berat 7 tahun penjara

Lebih lanjut, Hotman menyoroti hal yang lebih sensitif yakni soal keperawanan itu sendiri.

Menurutnya, apabila kasus tersebut mamang benar adanya, keperawanan pihak yang melelang bisa diuji, dan apabila terbukti sudah tidak perawan, bisa tersandung pasal 378 KHUP Pidana tentang penipuan.

"Ini hanya dugaan, hati-hati aspek hukum undang-undang ITE seperti kasus Ikan Asin," kata Hotman.

"Dan juga apabila kegadisannya tidak gadis, apabila ya dugaan ya, bisa 378 KUHP Pidana dugaan penipuan 4 tahun penjara," tegasnya sambil mengiklankan sebuah produk.

Terkait video sensasional itu, Sarah Keihl telah melakukan klarifikasi.

Ia mengatakan lelang keperawanan hanyalah konten sarkasme dan candaan.

Sarah berdalih, konten tersebut untuk menyindir masyarakat yang tidak peka, atas situasi pandemi Covid-19.

Ia menekankan tidak ada maksud dirinya untuk melecehkan wanita dalam aksinya itu.

(Tribun-Video.com/Inung Pratama)

Editor: Moch Krisna
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved