Berita Lubuklinggau

Wali Kota Lubuklinggau Jawab Soal Pencairan THR ASN, Tunggu Dana Masuk

Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe menegaskan jika THR untuk ASN dilingkungan Pemkot masih menunggu dana transfer dari pemerintah pusat

Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Wali Kota Lubuklinggau Prana Putra Sohe menjelaskan soal waktu pencairan THR ASN 

TRIBUSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Pemerintah Kota Lubuklinggau kembali mengonfirmasi soal Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot yang hingga saat ini belum ada kepastian.

Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe menegaskan jika THR untuk ASN dilingkungan Pemkot masih menunggu dana transfer dari pemerintah pusat.

"Tidak ada ditunda, belum tau kan masih menunggu dana masuk sehari dua hari ini, siapa bilang di tunda," katanya pada wartawan, Selasa (19/5).

Ia pun menegaskan, jika pun terpaksa ada penundaan sah-sah saja, karena semua pegawai harus menuruti aturan dari Pemkab dan Pemkotnya masing-masing.

THR PNS OKU Selatan Cair Setelah Lebaran Idul Fitri, 5.130 ASN Harap Bersabar

"Masak pegawai tidak menuruti kebijakan pemerintah atau Pemkotnya masing-masing, kan sudah ada PMK-nya yang mengatur masalah itu," ujarnya.

Sementara Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Lubuklinggau, Imam Senen beberapa waktu lalu telah menyampaikan, penundaan pembayaran THR ASN tahun ini karena keterbatasan anggaran.

"Keterlambatan ini karena adanya penundaan dana Dana Alokasi Umum (DAU) karena adanya relokasi anggaran sesuai PMK no 35 tahun 2020," katanya.

Menurutnya, dengan adanya PMK itu Pemerintah Daerah (Pemda) terpaksa harus melakukan relokasi ulang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) per Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Masing-masing anggaran per OPD itu hampir 20 persen dilakukan pemotongan, itulah untuk pembayaran THR itu sisa dari dana DAU dikurangi gaji rutin pegawai perbulan," ungkapnya.

Atsiri Jadi Bahan Dasar, Balitbangtan Klaim Sudah Produksi Antivirus Corona, Ada yang Jenis Kalung

Ia menyebutkan, ASN yang akan mendapat THR mulai golongan I,II, III, termasuk eslon III, meliputi tunjangan anak, tunjangan jabatan bagi yang punya jabatan, dibutuhkan anggaran sebesar Rp 18,2 Miliar.

"Jumlah ASN kita ada 4.000, kalau tidak ada kendala saya prioritaskan THR itu akan kita cairkan bulan Juni. Karena sisa dana DAU saat ini kita alihkan untuk menutupi anggaran dari penangan Covid-19 meliputi pengadaan APD, Sembako, dan operasional posko," paparnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved