Corona di Ogan Ilir

Keluh Kesah Tenaga Medis Ogan Ilir, Minta Kejelasan Insentif Hingga Rumah Singgah

Sejumlah tenaga medis yang bertugas di Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumsel, mengungkapkan keluh kesahnya selama bertugas menangani Covid-19.

SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ogan Ilir (OI), yang berlokasi di Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Inderalaya 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Sejumlah tenaga medis yang bertugas di Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumsel, mengungkapkan keluh kesahnya selama bertugas menangani Covid-19.

Tenaga medis ini mulai mempertanyakan hak-hak mereka.

Seperti Surat Keputusan (SK) tugas, insentif hingga rumah singgah.

Beberapa petugas kesehatan yang enggan menyebutkan nama mengatakan, dalam bertugas menangani pasien Covid-19 di Kecamatan Sungai Pinang tidak dibekali dengan SK Tugas.

Mereka hanya ditunjuk saja untuk langsung menjemput pasien terkonfirmasi positif tersebut.

"Kami ditunjuk saja, tanpa ada SK," ujarnya.

Ditambah lagi, mereka membutuhkan rumah singgah setelah bertugas di wilayah yang rawan tersebut.

Pasalnya, mereka membutuhkan rumah singgah minimal untuk membersihkan diri, sebelum pulang ke rumah masing-masing.

"Tentu kami harus ada tempat tinggal, yakni rumah singgah," tambahnya

Belum lagi, mereka juga mempertanyakan soal insentif alias honor.

Halaman
123
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved