VIRAL Tas dan Sepatu Sampai Jamuran di Mal, Tak Tersentuh Selama 2 Bulan Lockdown di Malaysia

Pada potret tersebut terlihat tas yang dipajang di rak display ditumbuhi jamur dan bercak-bercak putih di lemari.

Editor: Weni Wahyuny
(Twitter @DragonoHalim)
Tas di pusat pembelanjaan ditumbuhi jamur setelah ditinggal 2 bulan 

TRIBUNSUMSEL.COM - Dampak wabah corona tak hanya dirasakan manusia, juga benda mati.

Di Malaysia, viral di media sosial potret tas dan sepatu di dalam mal tumbuh jamur.

Terlihat seperti barang-barang tersebut memang telah lama tak tersentuh.

Foto tersebut diunggah oleh akun Twitter @DragonoHalim pada Senin (11/5/2020).

 Akun @DragonoHalim menuliskan tas dan sepatu tersebut berada di sebuah mal di Sabah, Malaysia.

"Setelah tutup beberapa bulan, barang-barang dalam department store mal di Sabah, Malaysia, jamuran.

Foto: Teman di FB"

 

Pada potret tersebut terlihat tas yang dipajang di rak display ditumbuhi jamur dan bercak-bercak putih di lemari.

Begitu pula sepatu yang terpajang.

Tas di pusat pembelanjaan ditumbuhi jamur setelah ditinggal 2 bulan
Tas di pusat pembelanjaan ditumbuhi jamur setelah ditinggal 2 bulan (Twitter @DragonoHalim)

Malaysia memang baru saja melonggarkan lockdown dengan memberlakukan Movement Control Order (MCO).

Setidaknya, toko bisnis fashion tak tersentuh selama hampir 2 bulan.

Kondisi barang-barang jualan tumbuh jamur memang dialami pelaku bisnis fashion.

Dilansir The Star, hampir semua barang dagangan di pusat perbelanjaan di Pulau Tikus, Malaysia tumbuh bintik jamur.

Pemilik toko travelling dan pakaian dingin, Chong menyebut hal ini terjadi karena kelembaban mal tidak seperti biasanya.

"Karena suhu mal tergantung pada pendingin udara, mungkin menjadi lembab karena suhu dingin tiba-tiba naik," ujar Chong.

"Suhu tinggi mengakibatkan uap air di udara sekitar ruangan sehingga jamur cenderung tumbuh," lanjut pria berusia 47 tahu tersebut.

Ia mengaku telah menutup tokonya sejak pemberlakuan MCO dan lockdown di Malaysia.

 

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved