Siswa SMP di Lahat Diduga Idap Kanker Tulang, Tak Bisa Berdiri Lagi, Mandi Saja Harus Digotong
Keterbatasan ekonomi, membuat Guntur yang kini hanya tinggal bersama sang ibu dan neneknya tidak bisa berbuat banyak.
Laporan wartawan Sripoku. Com Ehdi Amin
TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Guntur Bagus Pradita Pratama, siswa SMP Negeri di Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, hanya bisa terbaring tak berdaya di atas kasur.
Sebelumnya, Guntur adalah sosok yang periang dan lincah.
Kini ia tak bisa beraktivitas apa-apa, bahkan untuk mandi saja ia harus digotong.
• Wawako Palembang Fitrianti Agustinda Razia di Pasar KM 5, Dapati 10 Warga Tak Kenakan Masker
• 6 Orang Sembuh dari Corona, Update Sebaran ODP, PDP dan Positif Covid-19 di Palembang 12 Mei Pagi
Sudah dua bulan terakhir ini, warga desa Tanjung Menang Kecamatan, Tanjung Tebat, Lahat ini, harus pasrah dengan kondisi tersebut.
Buah hati pasangan Itang Ramadon dan Helni ini diduga menderita kanker tulang pada bagian lutut kakinya yang terus membesar hingga membuatnya tak bisa berdiri, apalagi berjalan.
Keterbatasan ekonomi, membuat Guntur yang kini hanya tinggal bersama sang ibu dan neneknya tidak bisa berbuat banyak.
Sementara sang ayah, sudah sejak lama meninggalkanya.
Ibu Guntur, Helni, sangat kasihan dengan kondisi anaknya tersebut.
Namun, tidak ada biaya, Helni pun tak bisa berbuat banyak untuk anak laki-lakinya tersebut.
Di sisi lain, Helni dan keluarga yang sebelumnya merantau dan terdata sebagai warga Provinsi Jawa Tengah, kesulitan untuk mendapatkan layanan pengobatan gratis Pemkab Lahat.
Saat ini, proses pindah sedang dilakukan.
• Potret Keakraban Cut Syifa Bareng Kakak Iparnya, Rangga Azof Sebut Calon Istri Penyayang Keluarga
• Nekat Tampil & Unggah Video Berbikini, Nikita Mirzani Disentil Billy Syahputra, Responnya Santai
Sedikit beruntung, kini upaya bantuan mulai datang salah satunya, dari anggota DPRD Lahat, Balkisri.
Politisi Partai Demokrat ini, selain mendatangi Guntur, berupaya menyampaikan ke Pemkab Lahat, melalui Dinas Kesehatan Lahat agar Guntur, bisa diobati dengan pelayanan gratis Pemkab Lahat.
"Ya kita sangat kasihan dengan kondisi guntur. Tapi memang saat ini ada kesulitan karena Guntur dan keluarga tidak tercatat sebagai warga Lahat. Namun, mudah mudahan selain masih dalam proses pindah Pemkab bisa memberikan bantuan, " ujar Balkisri, Selasa (12/5/2020).