Baim Wong Diduga Kena Tipu Driver Ojek Online? Kasatpol PP Minta Anggota Cari Pelakunya

Aktor Baim Wong memang dikenal kerap menyalurkan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan.Dalam kanal YouTubenya, belum lama ini juga Baim memba

Editor: Moch Krisna
Tangkap layar kanal YouTube Baim Paula
Niat Tolong Ojol Dorong Motornya yang Mogok, Baim Wong Justru Diduga Kena Tipu 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Aktor Baim Wong memang dikenal kerap menyalurkan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Dalam kanal YouTubenya, belum lama ini juga Baim membantu pengemudi ojek online yang tengah mendorong motornya di pinggir jalan di kawasan Jakarta Pusat.

Sebelumnya Baim sempat menyamar menjadi pasukan oranye seperti pekerja harian lepas.

Namun ketika Baim hendak pulang ia melihat pengemudi ojek online yang mendorong motornya.

Ia juga menawarkan pengemudi tersebut untuk mengantarkan ke pom bensin.

Namun pengemudi tersebut menolaknya dan mengaku belum mendapat menumpang sejak tadi pagi.

Tak tega melihat pengemudi tersebut akhirnya Baim pun memberi sejumlah kepada pengemudi itu.

Terkait hal itu, rupanya pengemudi ojek tersebut diduga bermodus untuk mendapatkan bantuan dengan berpura-pura mendorong motornya di jalan raya.

Lewat unggahan channel youtube Elang Moto Vlog pada Sabtu (25/4/2020), rupanya ojek online tersebut sama persis dengan pengemudi ojol dengan pelat nomor B 6326 PTB yang dibantu oleh Baim Wong.

Ia tampak mendorong motornya dan mengaku belum mendapatkan penumpang sejak dari pagi.

"Mogok motor saya, kehabisan bensin."

"Enggak apa-apa saya dorong aja. Saya dari ancol mau ke Rawamangun, sepi dari pagi jam 7 keluar sampai sekarang enggak dapat-dapat," kata pengemudi ojek online dikutip Grid.ID pada Kamis (7/4/2020).

Sementara itu dilansir dari kompas.com, Kasatpol PP Jakarta Pusat, Bernard belum mengetahui kasus modus ojek online yang berpura-pura kehabisan bensin dengan mendorong motornya.

Menurutnya momen ini memang bisa jadi kesempatan untuk orang mencari keuntungan.

"Sampai saat ini belum ada laporan sih modus seperti itu, tapi kemungkinan momen begini dimanfaatkan orang mencari keuntungan," ujar Bernard saat dihubungi Kompas.com.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved