Daftar 5 Pebola Voli Berhijab yang Menjadi Andalan Timnas Voli Indonesia
Dalam beberapa tahun terakhir, cabang olahraga voli memiliki sederet atlet voli putri Indonesia yang berhijab
Tiara memiliki chanel YouTube pribadi yang digunakan untuk membagikan berbagai informasi menarik. Tiara juga meluangkan diri untuk traveling ke berbagai destinasi menarik di Indonesia dan mancanegara.
Belum lama ini tepatnya pada 5 April, Tiara baru saja melepas masa lajang dengan kiper Borneo FC, Mochammad Dicky Indrayana di tengah pendemi Covid-19.
3. Hany Budiarti
Pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Hany Budiarti menjadi salah satu pemain debutan Indonesia yang berhasil tampil gemilang.
Di luar aktivitas sebagai pebola voli putri, Hany adalah seorang prajurit TNI Angkatan Udara (AU) berpangkat Sersan II.
Perempuan kelahiran 1996 itu pertama kali tampil pada SEA Games 2017. Pada SEA Games 2019, dia juga memperkuat Indonesia dan meraih medali perunggu.
4. Megawati Hangestri
Salah satu bintang tim bola voli Indonesia saat menghadapi Vietnam pada laga semifinal SEA Games 2017.
Indonesia memenangi laga di Hall 11 MITEC ini dengan 3-2 (18-25, 25-21, 29-27, 15-25, 15-13). Hasil ini mengantar pasukan Merah Putih ke babak final untuk menghadapi Thailand.
Mega menjadi penyumbang poin terbanyak bagi Indonesia yaitu 23, lebih banyak satu angka dibanding seniornya, Aprilia Manganang.
Indonesia akhirnya meraih medali perak setelah dikalah Thailand.
Bagi Mega, ini merupakan SEA Games pertamanya.
Mega merupakan pemain kelahiran Jember, Jawa Timur. Pada 20 September 2017, dia baru akan genap berusia 18 tahun.
Dibanding pemain Indonesia lain, Mega merupakan yang paling tinggi (185 cm).
Pada SEA Games 2019, Mega mengantar Indonesia meraih medali perunggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/hasil-grand-final-proliga-2019-epic-comeback-jakarta-pgn-popsivo-polwan-raih-gelar-juara.jpg)