Ngaku Khilaf, Pria yang Viral Karena Ngamuk ke Petugas saat PSBB di Bogor Ketika Diperiksa Polisi

Berdalih sebagai suami dia harus melindungi istri, EW emosi kepada petugas sambil menunjuk-nunjuk.

Tribunnews/Istimewa
Langgar aturan PSBB, pria di Bogor mengamuk hanya gara-gara tak terima istrinya disuruh pindah duduk di bangku belakang mobil. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BOGOR TENGAH - Sempat viral karena marah-marah saat diingatkan petugas untuk mematuhi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diperiksa polisi, pria bernama Endang Wijaya alias EW. 

Saat diminta memindahkan penumpang disebelahnya di kursi belakang, EW diduga menentang petugas di pos chek poin Simpang Empang. 

Dengan alasan penumpang di sebelahnya adalah istrinya, EW menolak instruksi petugas.

Berdalih sebagai suami dia harus melindungi istri, EW emosi kepada petugas sambil menunjuk-nunjuk.

Atas perbuatannya EW diperiksa pihak kepolisian pada Senin (4/5/2020) malam oleh Satuan Reskrim Polresta Bogor Kota.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Firman Taufik membenarkan EW diperiksa.

"Alasannya khilaf dan dia menyesal," kata AKP Firman Taufik

Menurut AKP Firman, Endang Wijaya diamankan karena melanggar PSBB dan juga melakukan perbuatan hukum dengan melawan petugas.

"Dia diancam dengan pasal Pasal 216 KUHP UU No. 6 tahun 2018, tentang karantina kesehatan. Ancaman satu tahun penjara atau denda 100 juta," katanya.

Wali Kota Bogor Bima Arya Minta Pria Yang Marah-marah Saat Diminta Patuhi PSBB Sadar
Wali Kota Bogor Bima Arya Minta Pria Yang Marah-marah Saat Diminta Patuhi PSBB Sadar (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Meski demikian, Firman Taufik mengatakan, Endang Wijaya tak ditahan karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun.

Firman menyebut pemeriksaan awal sudah dilakukan oleh anggotanya.

Hasil pemeriksaan akan segera dikoordinasikan dengan Jaksa Penuntut Umum.

"Statusnya masih sebagai saksi, akan kami gelar perkara apakah cukup untuk ditetapkan tersangka," kata Firman Taufik.

Kronologi

Seorang pria pengendara mobil di Kota Bogor ngamuk karena tak mau duduk secara terpisah dengan istrinya saat diimbau oleh petigas check point Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) di Simpang Empang, Kota Bogor.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved