Berita Viral
Tolak Sembako Dari Pemerintah Pusat, Warga Miskin : Tuhan Kasih Saya 10 Jari Dipakai Untuk Usaha
Koordinator Daerah Kabupaten Alor untuk Program Sembako, Nazamuddin Syain, membenarkan adanya penolakan bantuan sembako oleh warga Alor.
TRIBUNSUMSEL.COM, ALOR - Disaat masyarakat mampu berebut bantuan sembako hingga baku hantam, tapi tidak dengan sosok wanita ini
Meski hidup kekurangan Mama Salomi enggan menerima bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial
Penolakan bantuan sembako ini menjadi perbincangan publik
Pasalnya, meski masuk dalam kategori rumah tangga miskin tapi Salomi tak mau menerima bantuan
Sebuah video yang memperlihatkan seorang ibu di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), menolak bantuan sembako dari pemerintah pusat, viral di media sosial.
• PLN Akan Berikan Listrik Gratis Bagi Pengusaha Selama 6 Bulan, Ini Klasifikasinya
Dalam video berdurasi 2 menit 18 detik yang diunggah akun Instagram @baliaman, tampak wanita bernama Salomi didatangi oleh sejumlah petugas pemberi bantuan sembako dari Kementerian Sosial.
Namun, wanita ini menolak bantuan yang akan diberikan.
Kepada petugas, Salomi kekeh tidak mau menerima bantuan sembako karena ingin berusaha sendiri,
"Saya harus usaha sendiri. Tuhan sudah kasih saya 10 jari dipakai untuk usaha. Itu yang saya tidak mau, tidak ada alasan lain," kata Salomi.
Para petugas kemudian menjelaskan lagi soal bantuan sembako yang berlangsung mulai April hingga Desember 2020.
Lagi-lagi Salomi menjawab tidak mau sambil menggelengkan kepalanya.
Karena terus didesak petugas, Salomi lantas menjawab kalau dia tidak mau makan makanan yang gratis.
Para petugas yang sudah membujuk Salomi untuk menerima bantuan, akhirnya menyerah dan hanya memberikan masker untuk digunakan.
Koordinator Daerah Kabupaten Alor untuk Program Sembako, Nazamuddin Syain, membenarkan adanya penolakan bantuan sembako oleh warga Alor.
Nazamuddin menyebut, dirinya yang turun langsung dan bertemu dengan Salomi Malaka.