SMK PP Negeri Sembawa Kembali Panen 1.000 Netpot Pokcoy Hidroponik

Panen pakcoy di SMK PP Negeri Sembawa dibudidayakan secara hidroponik dengan jumlah netpot 1.000 tanaman, umur tanaman 25 hari.

HUMAS SMK PP SEMBAWA
PANEN PAKCOY - Siswa SMK PP Negeri Sembawa panen panen 1.000 netpot pokcoy dengan berat 40 kg pada umur tanaman 25 hari. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kendati berada di tengah suasana darurat Covid-19, SMK PP Negeri Sembawa terus mendukung program Kementerian Pertanian, salah satunya pertanian tidak berhenti.

Kepala SMK PP Negeri Sembawa Ir Mattobi’i MP menyatakan di tengah pandemic Covid-19 SMK PP Negeri Sembawa terus melakukan protokol tentang pencegahan penyebaran Covid-19 tetapi walaupun begitu produktivitas pertanian tetap berjalan, sehingga pertanian tidak berhenti.

Hal yang dilakukan adalah tetap melaksanakan budidaya baik tanaman buah-buahan atau sayuran. Kali ini yang berhasil dipanen adalah dari Instalasi Hidroponik (29/04/2020), panen 1.000  netpot pokcoy dengan berat 40 kg pada umur tanaman 25 hari.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo atau yang kerap kali disapa SYL mengungkapkan "Masalah pertanian adalah kebutuhan keseharian masyarakat, tidak ada orang yang tidak makan, oleh karena itu pertanian jangan berhenti".

Senada dengan SYL, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Prof Dr Ir Dedi Nursyamsi, MAgr menyebutkan pertanian tidak boleh berhenti, harus tetap berupaya memproduksi hasil-hasil pertanian.

Panen pakcoy di SMK PP Negeri Sembawa dibudidayakan secara hidroponik dengan jumlah netpot 1.000 tanaman, umur tanaman 25 hari dan berat hasil panen 40 kg.

Kepala SMK PP Negeri Sembawa Ir Mattobi’i, MP didampingi petugas instalasi hidroponik, Afrida, SP menjelaskan penanaman secara hidroponik juga ramah lingkungan, karena tidak membutuhkan penyiraman sama sekali sehingga tidak membutuhkan air sebanyak penanaman secara konvensional.

Penanaman secara hidroponik juga tidak memerlukan paparan sinar matahari terlalu banyak dan kecil kemungkinan terserang hama atau terkena paparan zat-zat kimia dalam proses pertumbuhannya.

Lebih lanjut Mattobi’I menjelaskan dantara keunggulan menanam secara hidroponik adalah dapat dipanen lebih cepat daripada tanaman yang ditanam pada media tanah biasa.

Sistem hidroponik juga bermanfaat ganda, sangat cocok diletakkan di halaman rumah dengan lahan terbatas. Sayuran yang dihasilkan lebih higienis serta berkualitas, lingkungan rumah menjadi lebih hijau, dan tersedianya setiap saat sayuran untuk kebutuhan keluarga.

Dilansir dari kumparan.com manfaat pokcoy antara lain meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah peradangan, menghaluskan kulit, menjaga tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, melancarkan pencernaan, meningkatkan kepadatan tulang.
Jadi jangan ragu untuk mengonsumsi pokcoy yang kaya akan manfaat.

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved