Update Corona di Palembang

Di Tengah Pandemi, Toko Kosmetik di Kawasan Kolonel Atmo Palembang Masih Saja Ramai

Menjelang diterima atau tidaknya pengajuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang telah diusulkan pemerintah kota Palembang

SHINTA
Suasana pembeli dan pegawai di toko Linda Kosmetik jalan kolonel Iskandar, Rabu (22/4/2020) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Menjelang diterima atau tidaknya pengajuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang telah diusulkan pemerintah kota Palembang, sejumlah titik keramaian masih terpantau didatangi oleh masyarakat.

Seperti yang terlihat kawasan pertokoan kosmetik yang berada di Jalan Kolonel Atmo Palembang.

Salah satunya di yakni di Toko Jhon Kosmetik, Rabu (22/4/2020).

Pantauan Tribunsumsel.com, masih banyak masyarakat yang datang berbelanja ke salah satu toko yang terkenal menjual berbagai kosmetik maupun perlengkapan dan keperluan sehari-hari rumah tangga dengan harga yang relatif murah tersebut.

Ulan (29), seorang pembeli di Toko Jhon Kosmetik yang diwawancarai Tribunsumsel.com menuturkan, ia memilih untuk datang berbelanja sendiri lantaran harus mengisi kembali stok bulanan keperluan rumah tangganya.

Sebagai upaya melindungi diri, selain menggunakan masker, Ulan juga memilih menggunakan sarung tangan dari plastik saat memilih barang dan bertransaksi.

"Karena jujur saya juga cemas. Siapa sih yang tidak takut sama suasana saat ini. Tapi mau gimana lagi, stok bulanan harus diisi. Seperti sabun, pasta gigi, itukan harus dibeli kalau habis. Dan memang biasa beli disini karena harganya lebih murah," ujarnya.

Ditempat terpisah, ada pula Toko Linda Kosmetik yang terletak di jalan Kolonel Iskandar Kota Palembang yang juga masih ramai didatangi masyarakat.

Meskipun tidak sepadat seperti biasanya, namun masih banyak masyarakat yang datang untuk berbelanja di toko tersebut.

Sementara itu, pantauan Tribunsumsel.com, Toko Linda Kosmetik sendiri telah membuat peraturan baru dengan hanya menyediakan satu pintu masuk bagi siapapun yang ingin masuk ke dalam toko.

Sebelumnya seluruh pembeli juga diwajibkan melewati tes suhu tubuh di pintu masuk.

Beberapa karyawan pun juga sudah menggunakan Face Shield saat bekerja.

Meskipun salah satu alat pelindung diri (APD) tersebut tidak digunakan oleh seluruh karyawan disana.

Seorang karyawan di toko Linda Kosmetik yang enggan
disebutkan namanya menuturkan, semenjak wabah virus Corona terus menghawatirkan, pihak toko sudah membuat kebijakan untuk mengurangi jam kerja pegawainya.

Dalam sehari, mereka dibagi kedalam 3 shift.

Dengan tujuan untuk mengurangi kepadatan yang sebelumnya selalu terjadi setiap hari di toko tersebut.

"Supaya kami tidak terlalu ramai, jadi dibuat peraturan seperti itu," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved