Tinju

Terungkap, Penyelasan Terbesar Mike Tyson Selama Berkarir dan Ceritakan Petarungan Terbaiknya

Terungkap, Penyelasan Terbesar Mike Tyson Selama Berkarir dan Ceritakan Petarungan Terbaiknya

Editor: Slamet Teguh
Instagram @miketyson
Mike Tyson saat bermain bersama hewan kesayangannya 

Terungkap, Penyelasan Terbesar Mike Tyson Selama Berkarir dan Ceritakan Petarungan Terbaiknya

TRIBUNSUMSEL.COM - Sebagai petinju legendaris, Mike Tyson hampir mendapatkan seluruh gelar di kelas tinju.

Namun begitu, masih ada penyelasan yang hingga kini masih dirasakan oleh seorang Mike Tyson.

Mike Tyson mengungkapkan salah satu penyesalan terbesarnya dalam ring adalah tak pernah menghadapi legenda tinju dunia, George Foreman.

Mike Tyson merupakan salah satu petarung paling ditakutkan sepanjang masa. Pada usia 20 tahun ia menjadi juara tinju kelas berat termuda sepanjang sejarah.

Hanya dalam rentang satu tahun, Mike Tyson berhasil melakukan unifikasi semua gelar di kelas berat.

"Iron Mike" Tyson menjadi raja dunia tinju pada akhir 1980an sebelum melakoni salah satu kemenangan paling bersejarahnya, yakni saat ia membuat petinju tak terkalahkan Michael Spinks gemeteran sebelum bersuanya di ring pada 1991.

Karena Kekejamannya, Mike Tyson Dianggap Monster Oleh Lawannya, Tak Cukup Pukulan, Tapi Juga Gigitan

Kejam, Mike Tyson Pernah Memasukan Pelatih Tinjunya ke Kandang Harimau Miliknya, ini yang Terjadi

Daftar 50 Petinju Terbaik Sepanjang Masa, Peringkat Pertama Bukan Mike Tyson, Muhammad Ali Kedua

Kepada Majalah RING pada 2014, ia mengutarakan bahwa pertarungan melawan Spinks adalah performa terbaiknya di atas ring.

"Saya terus bergerak maju dan melepas beberapa pukulan kombinasi. Saya ingat ketika ia terjebak di pinggr ring, saya beralih menjadi southpaw agar bisa melepas pukulan yang lebih mematikan," ujarnya di Majalah RING edisi Januari 2014.

Akan tetapi, kejayaan Mike Tyson di ring hilang secepat kebangkitannya.

Kendati memiliki catatan sempurna 37-0, Tyson kalah secara mengejutkan kontra Buster Douglas pada 1991, salah satu kejutan terbesar sepanjang sejarah dunia tinju.

Kejayaannya sempat hilang setelah ia divonis bersalah dalam kasus pemerkosaan pada 1992 dan menghabiskan tiga tahun di penjara.

Ia bangkit pada 1995 dan memenangkan gelar WBA serta WBC. Namun, gelar tersebut hilang setelah ia menggigit kuping Evander Holyfield pada laga rematch pada Juni 1997.

Kariernya benar-benar usai setelah kalah dari petinju journeyman Kevin McBride pada usia 38 tahun dan 346 hari pada Juni 2005.

Sempat bangkrut dan kandas, ia kini bangkit lagi dengan serangkaian proyek di media dan juga bisnis ganja yang sukses.

"Saya telah mengalami semuanya," tutur Tyson.

Akan tetapi, Iron Mike mengaku bahwa ia masih punya penyesalan dalam karier 58 pertarungannya.

"Saya ingin sebenarnya bersua George Foreman," tutur Tyson.

"Ada banyak fans yang bertanya-tanya siapa petinju dengan pukulan lebih keras. Saya ingin mengakhiri diskusi tersebut, dengan satu atau lain cara."

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved