Penculikan Baby Sitter

Demi Beli iPhone 11, Pengakuan Baby Sitter Palembang yang Rancang Penculikan Palsu

Tersangka Romiati Wulan Sari (25) yang menjadi otak rekayasa penculikan terhadap dirinya mengeluarkan pengakuan yang sangat mengejutkan.

M ARDIANSYAH
Tersangka Romiati Wulan Sari 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tersangka Romiati Wulan Sari (25) yang menjadi otak rekayasa penculikan terhadap dirinya mengeluarkan pengakuan yang sangat mengejutkan.

Dari pengakuan tersangka, sejak kecil ia sudah terbiasa berbohong.

Tak hanya teman-temannya yang sering dibohongi, tetapi orangtuanya juga sering dibohongi.

Hal tersebut, dilakukannya karena ia tidak suka untuk berkata jujur.

Sehingga, ia lebih senang untuk berbohong ketimbang berkata jujur dengan siapa saja.

"Aku tidak ada penyesalan, karena memang aku suka berbohong. Dengan orangtua bohong, dengan pacar bohong. Aku merasa biasa, orangtua kadang pusing sama aku," katanya santai sekali ketika menjawab pertanyaan wartawan, Kamis (16/4/2020).

Tersangka juga mengakui, sengaja melakukan rekayasa penculikan terhadap dirinya agar mendapat uang.

Alasannya, agar dirinya bisa membeli ponsel iPhone 11.

Hal itulah, yang menjadi latar belakangnya untuk melakukan rekayasa penculikan terhadap dirinya. Ia mengajak kedua sepupunya untuk ikut melancarkan aksi rekayasa penculikan.

"Aku tidak menyesal. Biasa saja. Memang semuanya pura-pura," katanya santai.

Halaman
1234
Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved