Wakapolda Sumsel Brigjen Rudi Setiawan Calon Deputi Penindakan KPK, Pernah Bertugas di FBI

Brigjen Pol Rudi Setiawan yang menjabat sebagai Wakapolda Sumatera Selatan salah satu calon Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

DOK. PRIBADI
Wakapolda Sumsel, Brigjen. Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. 

Nama ketiga jenderal itu juga tidak terlalu asing bagi ICW meski kurang familiar di publik.

"Tiga nama ini bukan tidak familiar, ada beberapa yang diketahui publik. Kami masih butuh waktu untuk tracking. Yang perlu kami ketahui apa indikatornya sampai KPK meloloskan mereka," tambahnya.

Untuk diketahui tiga jenderal polisi jadi kandidat yang lolos seleksi jabatan Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tiga orang itu menyingkirkan empat jaksa dan empat polisi lainnya yang memperebutkan posisi tersebut.

Sebelumnya diberitakan, ketiga jenderal polisi berbintang satu itu memperebutkan jabatan Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui proses seleksi.

Ketiganya sukses menyingkirkan empat jaksa dan empat polisi lainnya yang mengikuti seleksi jabatan strategis itu.

"Hari ini (kemarin) pimpinan KPK melakukan tes uji makalah, presentasi, dan wawancara terhadap tiga calon Deputi Penindakan tersebut," kata Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jumat (3/4/2020).

Ali mengatakan ketiga jenderal dari Polri itu lolos dalam tahapan seleksi administrasi dan potensi calon Deputi Penindakan KPK.

Untuk seleksi jabatan Deputi Penindakan KPK diikuti tujuh jenderal dari Polri dan empat pejabat dari Kejaksaan Agung.

Menurut Ali, tiga kandidat yang lolos tersebut sebelumnya telah mengikuti tes uji kompetensi dan asessment yang dilakukan oleh pihak ketiga dari kalangan independen dan profesional.

Ali melanjutkan selain untuk posisi Deputi Penindakan, KPK juga melakukan seleksi untuk calon Deputi Informasi dan Data.

Pimpinan telah melakukan tes uji makalah, presentasi, dan wawancara terhadap tiga kandidat.

Ketiganya adalah Giri Suprapdiono yang saat ini menjabat Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Indira Malik selaku Spesialis Pengolahan Data dan Informasi Utama KPK, dan Mochamad Hadiyana selaku Direktur Standarisasi Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Para kandidat tersebut sebelumnya telah mengikuti tes uji kompetensi dan asesmen yang dilakukan oleh pihak ketiga yang independen dan profesional," kata dia.

Lembaga antirasuah itu juga sedang mencari kandidat untuk mengisi pos dua jabatan strategis lain, yakni Direktur Penyelidikan dan Kabiro Hukum.

Oleh karena itu, KPK mengajak masyarakat untuk turut mengawal proses seleksi jabatan strategi KPK ini dan memberikan masukan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved