Update Virus Corona

Melampaui Italia dan China, Kasus Corona di AS Tertinggi di Dunia

Pakar dari Universitas Johns Hopkins melaporkan pada Kamis (26/3/2020) bahwa angka kasus infeksi di AS merupakan yang tertinggi di dunia

JIM WATSON / AFP
Presiden AS Donald Trump mendesak Gedung Putih untuk menyetujui paket bantuan ekonomi tanpa menunda lagi. 

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mendesak Gedung Putih untuk menyetujui paket bantuan ekonomi tanpa menunda lagi.

Begini Cara Bersihkan Ponsel yang Benar Agar Terhindar dari Wabah Virus Corona

Paket bantuan itu senilai 2,2 triliun dollar AS atau setara dengan Rp 35 triliun.

Trump juga berterima kasih kepada dewan Senat yang telah mengesahkan RUU tersebut.

Ketika Trump ditanya terkait angka infeksi tinggi di negaranya pada Kamis sore, Trump mengatakan kalau itu adalah tribut atas jumlah tes virus yang telah dilakukan pemerintah AS.

Terkait proses tes virus corona, wakil presiden AS, Mike Pence mengatakan uji tersebut tersedia di 50 negara bagian AS.

Lebih dari 552.000 tes telah dilakukan secara nasional.

Trump juga meragukan angka-angka yang keluar dari pemerintah China, kepada wartawan dia berkata, "Anda tidak tahu jumlah (sebenarnya) di China."

Di sisi lain pada Jumat (27/3/2020) Trump berbicara dengan penuh antusias pada konferensi virtual bersama negara-negara G-20 soal penanganan wabah virus corona.

Koalisi Masyarakat Sumsel Untuk Covid-19 Kirim Surat ke Gubernur, Susun 6 Rumusan Penanganan Corona

Dalam konferensi itu, Trump mengatakan pentingnya berbagi informasi dan data terkait virus corona.

Dia juga menilai para pemimpin G-20 memiliki semangat yang luar biasa dalam melawan wabah virus corona.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Infeksi Covid-19 di AS, 85.594 Tertinggi di Dunia",

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved