Berdedikasi Tinggi dan Humoris, Ini Sosok dr Handoko Gunawan di Mata Rekan Kerja

Dikabarkan tengah sakit akibat kelelahan menangani pasien corona, beragam simpatik dan pujian diberikan masyarakat atas dedikasi dr Handoko Gunawan.

Tayang:
Dokumen instagram pribadi
Sosok Dokter Handoko yang Viral Ikut Rawat Pasien Virus Corona Meski Sudah Berusia 80 Tahun 

Berdedikasi Tinggi dan Humoris, Ini Sosok dr Handoko Gunawan di Mata Rekan Kerja

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Kendati usianya sudah 80 tahun, nama dr Handoko Gunawan ramai diperbincangkan atas dedikasinya yang berjuang menangani pasien corona .

Dikabarkan tengah sakit akibat kelelahan menangani pasien corona, beragam simpatik dan pujian diberikan masyarakat atas dedikasi dr Handoko Gunawan.

Memang sudah diakui oleh para rekan kerjanya, rupanya, jiwa profesionalitas dan dedikasi dr Handoko Gunawan .
Seperti yang diutarakan Kepala Humas RS Grha Kedoya, Ratna, yang menyebut sosok dr. Handoko Gunawan sebagai dokter yang begitu disegani di rumah sakit tersebut.

Bukan hanya karena dr Handoko Gunawan merupakan yang paling tua dari segi usia, namun hal itu juga karena loyalitas dan dedikasinya terhadap profesinya.

"Beliau senior, pasti semua yang muda menghormati beliau karena dedikasinya terhadap profesinya memang cukup tinggi dan bertanggungjawab," kata Ratna ditemui di RS Grha Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (19/3/2020).

Kepala Humas RS Graha Kedoya, Ratna, menceritakan sosok dr. Handoko Gunawan.
Kepala Humas RS Graha Kedoya, Ratna, menceritakan sosok dr. Handoko Gunawan. (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra)

Ratna mengatakan, Rumah Sakit Grha Kedoya memang salah satu rumah sakit yang menjadi tempat praktek dr. Handoko Gunawan yang merupakan dokter spesialis paru-paru.

Ratna sendiri mengaku tak tahu sejak kapan dr. Handoko Gunawa berpraktek di Rumah Sakit Grha Kedoya.

Sebab, sejak ia bekerja lima tahun silam, dr. Handoko Gunawan sudah menjadi dokter di Rumah Sakit Grha Kedoya.

Selain di rumah sakit ini, Ratna menyebut, masih ada rumah sakit lain yang menjadi tempat dr. Handoko Gunawan membuka prakteknya.

Adapun dikutip dari website resmi Rumah Sakit Grha Kedoya, dr. Handoko Gunawan membuka prakteknya di rumah sakit ini pada Senin sampai Jumat, Pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB.

Humoris

Selain dedikasinya yang dikenal tinggi, Ratna menyebut dr. Handoko Gunawan sebagai sosok yang humoris dan sederhana.

"Beliau sangat humoris dan suka bercanda, termasuk sama karyawan juga. Kita kan makan di kantin, ketemu suka bercanda," kata Ratna.

Ratna membenarkan bahwa saat ini dr. Handoko Gunawan sedang dirawat akibat kelelahan menangani pasien corona.

Namun, ia mengatakan dr. Handoko Gunawan tak dirawat di Rumah Sakit Grha Kedoya.

"Namun yang bersangkutan tidak dirawat disini. Setahu saya beliau dirawat di RS Persahabatan," kata Ratna.

Diketahui, sosok dr. Handoko Gunawan viral setelah ada postingan yang menceritakan perjuangannya ikut membantu pasien corona.

Tak ayal, dia mendapat banyak simpatik masyarakat atas perjuangannya membantu pasien corona kendati usianya saat ini sudah menginjak.

Namun, karena diduga kelelahan, dr. Handoko Gunawan harus masuk rumah sakit untuk memulihkan kondisinya.

Hal tersebut disampaikan oleh perwakilan keluarga dr. Handoko Gunawan melalui keterangan tertulisnya.

Mereka menyatakan saat ini dr. Handoko Gunawan dalam kondisi sadar dan bisa berkomunikasi dengan baik.

Kisah Pasien Nyawanya Diselamatkan dr Handoko Gunawan

Sosok dr. Handoko Gunawan menjadi sorotan setelah andilnya dalam membantu menangani pasien virus corona terekspos.

Pasalnya, di usia 80 tahun, dr. Handoko Gunawan tetap semangat menangani pasien kasus Covid-19.

Melihat sosok dr. Handoko Gunawan, seorang pasien bernama Akbarry Noor pun mengurai ceritanya.

Akbarry Noor rupanya adalah salah seorang pasien yang pernah diselamatkan nyawanya oleh dr. Handoko Gunawan.

Diwartakan sebelumnya, dedikasi dr. Handoko Gunawan membuat khalayak kagum.

Kerja hingga pukul 03.00 WIB, dr. Handoko Gunawan tampak rela mendedikasikan hidupnya untuk menangani kasus virus corona.

Semangat dokter ini pun menjadi perbincangan para warganet di berbagai media sosial.

 

Para warganet memuji keberanian dr. Handoko Gunawan.

Misalnya seperti yang diposting akun Arip Budiman di media sosial Facebooknya.

"Pahlawan tanpa tanda jasa!!!

dr. Handoko Gunawan, Sp. P

Salah satu dokter yang menangani pasien virus covid 19 di Jakarta.

Dengan semangat dan jiwa nasionalis beliau terus berusaha dan berjuang untuk menyelamatkan pasien virus covid 19 di negeri ini.

Dalam usianya yang mendekati 80 tahun, beliau bekerja sampai jam 3 pagi.

Mari kita doakan supaya beliau tetap sehat agar bisa menolong pasien virus covid 19 di negeri ini.

Selamat berjuang pak dokter, doa dan dukungan seluruh rakyat negeri ini akan terus mengalir untuk Bapak

MERDEKA!!
#pahlawancovid19," tulisnya.

Dokter Handoko Gunawan
Dokter Handoko Gunawan (Kolase Tribun Bogor/Twitter/Tribunnews.com)

Tak hanya dedikasi dr. Handoko Gunawan yang menjadi viral.

Kabar soal kondisi kesehatan dr. Handoko Gunawan yang menurun pun menuai perhatian publik.

Namun dikutip TribunnewsBogor.com dari keluarga dr. Handoko Gunawan, kondisi sang dokter kini telah membaik.

Bak teringat kembali dengan kenangan lama, Akbarry Noor pun mengurai ceritanya.

Dikutip TribunnewsBogor.com dari laman Twitternya, kisah Akbarry Noor saat nyawanya diselamatkan dr. Handoko Gunawan menjadi viral di media sosial.

 

Diulas Akbarry Noor, ia pernah hampir meninggal karena penyakit TBC dan Pneumonia.

"Jadi waktu kelas 12 SMA, pas lagi mudik lebaran gua demam tinggi trus batuk parah gitu. Berhubung hari raya jadi cari dokter terbilang susah. Gua di opname di Surabaya 3 hari gt tapi ga sembuh.

Akhirnya ke jkt pindah rumah sakit, diagnosanya typhus, tp tetep ga kunjung baik. akhirnya pindah ke RS-nya si dr Handoko Gunawan

Pas ketemu dia, gua langsung rontgen dll. Dia pukul dada gua, trus kasih tau kalo yang ini bunyi yg ada cairan. yang ini ga ada cairan.

Penjelasan santai tapi gua paham. dan dia bilang kalo gua TBC dan Pneumonia. Intinya bunyi paru ada cairan dan enggak," cerita Akbarry Noor dikutip TribunnewsBogor.com, Kamis (19/3/2020).

Setelah didiagnosa menderita TBC dan Pneumonia, Akbarry Noor pun langsung ditangani dr. Handoko Gunawan.

Tanpa basa-basi, dr. Handoko Gunawan segera mengeluarkan cairan yang ada di paru-paru Akbarry Noor.

"Lanjut, abis itu karena Dada gua ada cairan. disuruh keluarin sama dia. Gua pikir lewat mulut gitu sambil dibatuk-in kaya keluarin dahak.

Ternyata disuruh buka baju. trus dr Handoko Gunawan ambil selang sama gelas taro di depan gua. Terus punggung gua dibolongin buat keluarin cairan. Dan dia sengaja kasih liat cairan paru2 yang disedot itu di depan mata gua. Gelasnya ukuran 1.5 liter," ungkap Akbarry Noor dalam twitnya.

 

Seolah ingin mengingatkan sang pasien, dr. Handoko Gunawan pun melayangkan guyonan kepada Akbarry Noor.

"Kamu bisa meninggal tauk, masa yang muda duluan. harusnya saya duluan tau *sambil senyum ngeledek," kenang Akbarry Noor seraya menirukan dr. Handoko Gunawan.

Ya, dr. Handoko Gunawan memang kerap melemparkan guyonan kepada semua pasiennya.

"Itu cara dr. Handoko bikin cair suasana. Sebulan lebih gua di rumah sakit. Dan rawat jalan plus minum obat selama 2 taun ga boleh putus
akhirnya gua sembuh. Dan ya, Dr Handoko Gunawan pernah nyelametin nyawa gua," tulis Akbarry Noor lagi.

Mengenang sosok dr. Handoko Gunawan, Akbarry Noor pun berujar bahwa sang dokter bisa dijadikan sebagai panutan untuk para dokter muda.

Menurut Akbarry Noor, dr. Handoko Gunawan memang pantas mendapat sorotan dan doa dari khalayak.

Tak cuma karena andilnya dalam menangani pasien virus corona, dr. Handoko Gunawan nyatanya telah menyelamatkan banyak nyawa selama hidupnya.

"Dia baik banget sih. Dia bisa dibilang sebagai panutan dokter generasi sekarang, yang masih muda. Bisa menyontoh dia. Sesantai dan setulus apa dia bekerja,"

"Menurut Aku memang dia pantas dapat perhatian lebih sekarang ini karena sudah banyak nyawa yang diselamatkan dokter Handoko," ungkap Akbarry Noor dilansir dari Kompas TV.

Terakhir, Akbarry Noor mengurai harapan dan doanya untuk dr. Handoko Gunawan.

Ia ingin agar dr. Handoko Gunawan bisa lekas pulih dan bisa kembali menyelamatkan banyak nyawa di muka bumi ini.

"Harapan aku untuk dokter Handoko, sehat selalu dok. Semoga makin banyak orang yang bisa dokter selametin," harap Akbarry Noor. (tribunbogor)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Sosok dr Handoko Gunawan di Mata Rekan Kerja, Berdedikasi Tinggi dan Humoris, https://jakarta.tribunnews.com/2020/03/19/sosok-dr-handoko-gunawan-di-mata-rekan-kerja-berdedikasi-tinggi-dan-humoris?page=all.
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved