Berita Palembang
Pelajar di Palembang Tewas Tenggelam di Sungai Musi, Ibunda : Noval Tidak Bisa Berenang
Kini pihak keluarga hanya dapat pasrah. Hanya doa yang terus terucap agar kejadian serupa tak kembali terulang
Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Sebelum mendapat kabar M Noval Tarmizi (13) yang merupakan anak pertamanya tewas tenggelam di aliran sungai Musi, Santi (38) mengaku sempat mendapat firasat melalui sebuah mimpi.
Santi menuturkan, sekitar dua minggu sebelum kejadian, ia mendapat mimpi bahwa Noval meninggal dunia dan tubuhnya telah dibalut kain kafan.
"Dalam mimpi saya itu, jelas sekali bahwa itu wajah Noval. Dia terbaring di rumah dan sudah dibalut dengan kafan. Tubuhnya dibaringkan di ruang tengah rumah kami," kata Santi saat ditemui di rumah duka di Jalan Slamet Riyadi Palembang, Minggu (8/3/2020).
Setelah mendapat mimpi tersebut, Santi tak ambil pusing dan hanya menganggapnya sebagai bunga tidur.
Sebab ia sama sekali tidak menyangka bahwa apa yang dilihatnya dalam mimpi, ternyata benar-benar jadi suatu kenyataan.

"Rupanya mimpi itu jadi pertanda anak saya benar-benar meninggal," kata Santi dengan mata berkaca-kaca menahan tangis seraya menarik nafas panjang.
Dikatakan Santi, Noval memang tidak bisa berenang.
Namun keaktifan di masa remaja, menjadikan ia beberapa kali berenang di aliran sungai Musi yang tak jauh dari rumahnya.
Padahal pihak keluarga juga sudah sering melarangnya.
Namun pelajar ini sering kali pergi tanpa izin pergi.
Seperti yang ia lakukan sebelum akhirnya dilaporkan tenggelam.
"Kalau tahu, tidak mungkin kami izinkan dia kesana. Apalagi Noval sama sekali tidak bisa berenang."
"Anak itu, kalau berenang pasti bersama teman-temannya. Tidak mungkin dia berani pergi sendiri," ujarnya.
Kini pihak keluarga hanya dapat pasrah. Hanya doa yang terus terucap agar kejadian serupa tak kembali terulang.
"Kami ikhlas dengan kejadian ini. Kami tidak bisa berbuat banyak," ujarnya.