Breaking News:

Info BMKG : Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Provinsi Sumatera Selatan Hari Ini dan Besok

Beberapa wilayah Indonesia masih berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan kilat atau petir, hingga Jumat (6/3/2020).

Editor: Moch Krisna
TRIBUNSUMSEL.COM/M SYAH BENI
Hujan lebat yang mengguyur Kota Palembang, satu diantaranya di Jalan Simpang Lima Lebong Siarang, Sabtu (26/4/2013) siang. Seperti 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Beberapa wilayah Indonesia masih berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan kilat atau petir, hingga Jumat (6/3/2020).

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menganalisis adanya intrusi udara kering dari Belahan Bumi Utara (BBU) yang melintasi wilayah Samudera Pasifik Utara Papua.

"Keadaan ini menyebabkan daerah di depan muka intrusi kondisi udara menjadi lebih lembab," kata Mulyono R Prabowo MSc selaku Deputi Meteorologi BMKG dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu, terdapat juga massa udara basah di lapisan rendah yang terkonsentrasi di sebagian besar wilayah Indonesia kecuali di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau dan Bangka Belitung.

Daerah yang memiliki potensi konvektif dari faktor lokal dengan nilai indeks labilitas atmosfer sedang atau kuat di beberapa wilayah.

Di antaranya terdapat di Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Terdapat daerah tekanan rendah di Samudera Hindia Barat Daya Sumatera serta sirkulasi siklonik di Samudra Hindia Selatan Jawa Timur.

Serta, konvergensi atau pertemuan angin yang memanjang dari Sumatera barat hingga Bengkulu, di Laut Timor. Daerah belokan angin terdapat di Sumatera Bagian Tengah, Kalimantan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara dan Samudra Pasifik Utara Papua.

Selain itu juga terdapat Low Level Jet dengan kecepatan angin mencapai lebih dari 25 knot di Samudera Hindia Barat Sumatera dan Samudra Pasifik Timur Philipina.

Low level jet sederhananya adalah arus udara sempit yang ditemukan di atmosfer yang lebih rendah, biasanya sekitar 850 hPa (atau sekitar 1500m di atas permukaan).

Halaman
12
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved