Sudah Banyak Permintaan Kawai Kanduk Kayu Aro Kain Khas OKU Selatan

Optimalkan kerajinan tangan dan budaya lokal daerah di Kabupaten OKU Selatan, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) OKU Selatan gencar

SRIPO/ALAN NOPRIANSYAH
Ketua Deskranada Isyana Lonetasari Popo saat pelatihan TP PKK Desa, Selasa (3/3/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA--Optimalkan kerajinan tangan dan budaya lokal daerah di Kabupaten OKU Selatan, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) OKU Selatan gencar melakukan promosi kerajinan daerah setempat.

Selain itu, Dekranasda OKU Selatan juga terus menggali, mengembangkan dan melestarikan budaya lokal sebagai mitra pemerintah dalam membina dan mengembangkan UMKM khususnya di bidang kerajinan tangan.

Ketua Umum Dekranasda OKU Selatan Isyana Lonetasari Popo, mengatakan bahwa Dekranasda OKU Selatan fokus melahirkan pengrajin untuk mengembangkan kain khas OKU Selatan Kawai Kanduk Kayu Aro.

Saat ini Dekranada tengah fokus mengembangkan kain kawai kanduk yang ada di Kabupaten OKU Selatan yang saat ini mulai populer dikenal dari luar daerah mengingat permintaan dari para konsumen kawai kanduk terus meningkat.

"Kita terus mempromosikan kain Kawai Kanduk ini, bersama SKPD terkait serta Dekranasda OKU Selatan rutin mengikuti pameran baik di tingkat Provinsi maupun Nasional dengan berkolaborasi bersama beberapa desainer lokal," ujar Isyana.

Pada Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK di Kota Palembang lalu, beberapa hasil desainer ditampilkan pada Indonesia Modest Fashion Week 2019 yang bertajuk Present Lentera HJ. Ratu Anita Soviah X Dekranasda OKU Selatan.

"Seperti Kawai Kanduk pada 19 Oktober 2019 di Plenary Hall JCC. Dekranasda OKU Selatan juga telah mengikuti Jogja Fashion Week 2019 lalu, yang mana Dekranasda dengan Kawai Kanduk berkolaborasi dengan Desainer Al Divo pada Desember 2019," tambah Isyana.

Kemudian pada 7 Maret mendatang, Dekranasda melalui kain khasnya Kawai Kanduk Kayu Aro bersama Desainer Lokal mengkolaborasikan kain khas OKU Selatan pada Palembang Fashion Week yang akan diikuti oleh 20 desainer lokal dengan menampilkan 16 rancangan busana dengan paduan Kawai Kanduk Kayu Aro pada Palembang Fashion Week di Palembang Sport and Convention Center (PSCC).

Ketua Deskranada Isyana mengatakan pada Palembang Fashion Week, merupakan momen tepat sebagai ajang promosi kain khas OKU Selatan dalam upaya peningkatan produksi guna pertumbuhan ekonomi, lapangan pekerjaan.

"Peran Dekranasda bagaimana menggali, mengembangkan dan melestarikan warisan budaya lokal. Hasil kerajinan lokal sebagai suatu perwujudan perpaduan keterampilan untuk menciptakan suatu karya dan nilai keindahan, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suatu kebudayaan," tambah Isyana.

Selain itu usaha tersebut guna melestarikan hasil kerajinan lokal, nilai keunikan dan kekhasan yang terkandung dalam hasil kerajinan budaya lokal yang dapat dipasarkan baik di lokal, nasional dan jika memungkinkan di pasar internasional.

Selain itu Deskranada dengan mengedepankan kualitas dan kekhasan, ada banyak produk UMKM yang telah dihadirkan di antaranya UMKM Kopi OKU Selatan yang telah masuk dalam standar, UMKM Gula Semut, Kawai Kanduk Bag, Kawai Kandung Bamboo Bag, dan Kawai Kanduk Clutch Bag.

Saat ini Dekranasda OKU Selatan juga telah melakukan persiapan dalam keikutsertaan Kabupaten OKU Selatan dalam mengikuti Pagelaran Seni dalam rangka HUT TMII Ke 54 di Jakarta. Dalam hal ini Dekranasda bersama Diskoperindagkop akan mempromosikan Kopi dari 7 UMKM yang ada di OKU Selatan dan Gula Semut. Tim Kabupaten OKU Selatan juga melalui Dinas Pariwisata juga akan mengikuti parade kesenian yang menampilkan Kesenian Aban Gemesir.(SP/alan nopriansyah)

Editor: Ray Happyeni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved