Cerita Khas Sumsel

Kenalan dengan Sabiq, Juara 1 Penghafal 20 Juz Alquran, Menjadi Termuda di Sumsel

Dalam MTQ tersebut terdapat puluhan jenis cabang yang diperlombakan, diantaranya menghafal Alquran, dari 1,5,10,20, dan 30 Juz

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Winando Davinchi
Sabiq Bil Khairat pemuda kelahiran 25 April 2008 atau yang masih berusia 11 tahun merupakan pemenang lomba penghafal Alquran termuda pada perhelatan MTQ di kabupaten OKI. 

TRIBUNSUMSEL, KAYUAGUNG-Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-29 tingkat Kabupaten Ogan Komering Ilir telah digelar di Pondok Pesantren Al Furqon Desa Pampangan, Kecamatan Pampangan, Kabupaten OKI.

Dalam MTQ tersebut terdapat puluhan jenis cabang yang diperlombakan, diantaranya menghafal Alquran, dari 1,5,10,20, dan 30 Juz.

Pada hafalan 20 Juz, juara pertama selama 2 tahun berturut-turut dimenangkan peserta termuda yang mewakili Kecamatan Pedamaran.

Sabiq Bil Khairat pemuda kelahiran 25 April 2008 atau yang masih berusia 11 tahun merupakan pemenang lomba penghafal Alquran termuda pada perhelatan MTQ di kabupaten OKI.

25 Finalis Kartini Milenial Award (KMA) Paparkan Project Dihadapan Dewan Juri

Saat di sambangi wartawan Tribunsusmel.com Sabiq sapaan akrabnya mengatakan, walaupun usia masih belia namun tidak membuatnya patah semangat.

"Selama 2 tahun terakhir saya memang mengikuti lomba menghafal 20 Juz,"

"Saya pun menjadi peserta termuda di ajang MTQ tersebut, dan Alhamdulillah nya berhasil mempertahankan juara 1 dan mengalahkan orang puluhan peserta dewasa," ucapnya melontarkan senyuman, Rabu (26/2/2020).

Pada tahun kemarin, setelah memenangkan lomba di tingkat kabupaten, ia pun mewakili dan naik tingkat mengikuti MTQ Provinsi Sumatera Selatan.

"Kalau tahun kemarin saya di provinsi menjadi satu-satunya peserta termuda dan berhasil mendapatkan juara 4,"

"Tetapi insyaallah tahun ini saya akan memperbaiki hapalan agar dapat mendapatkan juara pertama dan berkeinginan hingga bersaing ditingkat Nasional," jelas pemuda yang baru akan menginjak bangku SMP.

Tinggalkan BCL dan Cucunya, Ibu Ashraf Sinclair Tuliskan Pesan Haru, Pulang Kembali ke Malaysia

Sementara Abdul Rahim ayah dari Sabiq menjelaskan bahwa persiapan yang dilakukan anaknya sebelum mengikuti lomba.

"Sabiq yang selama setahun ini telah mengistiqomahkan mengulang hapalan secara teratur khususnya juz 1 sampai 20, dan menimbulkan rasa percaya diri, Alhamdulillah juara 1," katanya.

Lanjutnya, ia pun optimistis dalam kejuaraan tingkat provinsi nantinya akan mendapatkan hasil yang memuaskan dan mendapatkan juara.

"Insyaallah pada tahun ini ada peningkatan dalam hapalan khususnya bacaannya, jadi saya yakin dapat mencapai final dan mendapatkan juara pertama," ungkapnya.

Kisah 6 Adik Beradik Ditinggal Mati Orang Tuanya, Sang Ayah Wafat Saat Jasad Ibunya Dimandikan, Pilu

Dijelaskannya, prestasi tersebut tidak datang dengan sendirinya. Sebab proses penghafalan dilakukan dalam 5 waktu setiap harinya.

"Setiap harinya proses menghapal dilakukan Sabiq sebanyak 5 waktu, pertama dari ba'da subuh sampai jam 7, kemudian dari jam 9-11 pagi, terus mulai ba'da Azhar sampai jam 5 sore, selanjutnya sejak magrib sampai Azan Isya dan terakhir selepas isya hingga pukul 9 malam,"

"Jadi dalam 5 waktu tersebut dibagi ada untuk hafalan baru, mengulang hafalan, dan dan menyetorkan yang telah dihafal," tutupnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved