Alya Telepon Katanya Ia Disekap dan Akan Dijual, Gadis Palembang Dibawa ke Pekanbaru
Ahmad Jumaidi Anto dan istrinya warga Jalan Jakabaring terlihat cemas dan juga ketakutan.
Penulis: Pahmi Ramadan | Editor: Prawira Maulana
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ahmad Jumaidi Anto dan istrinya warga Jalan Jakabaring terlihat cemas dan juga ketakutan.
Pasalnya mereka mendapat kabar bahwa anak mereka yang bernama Alya akan dijual.
Awalnya teman korban yang bernama Anggel datang bersama neneknya dan seorang wanita yang tidak diketahui, datang ke rumah korban untuk mengajak nya bekerja di Pekanbaru untuk menjaga butik.
Alya sebelumnya tidak ingin ikut karena tidak mempunyai hp, namun dijanjikan oleh wanita yang mengajak nya itu akan dibelikan hp.
Korban yang berangkat ke Pekanbaru ada tiga orang diantara nya, Alya, Anggel dan satu temannya lagi.
Diketahui Alya dan teman-teman nya berangkat pada hari Senin, (17/2/20) pukul 19.00 Wib.
Ahmad orang tua Alya mengatakan, dirinya pagi ini mendapat telepon dari paman Alya yang berada di Batam dan memberitahu kalau Alya sekarang tengah disekap dan hendak dijual.
"Tadi pagi Alya menelepon paman nya, lalu paman Alya menelepon saya dan memberitahu jika anak saya mau dijual dan meminta tolong" ujarnya.
Ia menambahkan memang sengaja tidak memberitahu dan mendatangi rumah Anggel yaitu teman Alya.
"Sebab paman Alya memberitahu kepada kami kalau nenek nya Aggel ini mengenali siapa wanita yang mengajak anak kami pergi," katanya.
"Saya berani lepas anak saya karena teman dan neneknya itu datang kerumah untuk mengajak anak kami bekerja," ujarnya.
Yusinati ibu korban mengatakan, dirinya sempat mencoba chat Anggel melalui aplikasi Whatssap namun sudah tidak aktif lagi.
"Saya juga mau ke rumah teman Alya yang satunya namun saya tidak tahu alamatnya dimana," ujarnya.
Atas kejadian tersebut Ahmad mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polrestabes Palembang, untuk membuat laporan Kamis, (20/2/20) kurang lebih pukul 14.30 Wib.
AKP Heri selaku kepala SPKT membenarkanpetugas piket SPKT sudah menerima laporan korban.
"Laporan sudah diterima anggota, selanjutnya laporan korban akan ditindak lanjuti unit reskrim Polrestabes Palembang," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/alya12131.jpg)