Pernah Viral Kapolsek Bersimpuh Dihadapan Warga, Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Sebuah Video Viral kapolsek berlutut di depan warga bawa golok pernah beredar di media sosial (medsos) pada akhir 2019 lalu.

Kompas.com
Pernah Viral Kapolsek Bersimpuh Dihadapan Warga, Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa 

TRIBUNSUMSEL.COM - Ingat dengan aksi Kapolsek yang bersimpuh meminta kepada warga agar jangan menghabisi nyawa penambang liar.

Kini buah hasil menyelamti warga, Iptu akbar mendapat kenaikan pangkat dari IPTU ke AKP dan kini menyandang pangkat melati satu atau Kompol.

Sebuah Video Viral kapolsek berlutut di depan warga bawa golok pernah beredar di media sosial (medsos) pada akhir 2019 lalu.

Kini, polisi dalam Video Viral tersebut, Iptu Akbar mendapat kenaikan pangkat luar biasa.

Safari Jumat, Irjen Priyo tak Bosan Ajak Warga Jaga Ketertiban dan Keamanan Masyarakat

Dia langsung menjadi Komisaris Polisi (Kompol), sebagai penghargaan setelah berlutut di depan warga bawa golok, guna menyelamatkan nyawa penambang liar yang hendak diamuk massa.

 

Akbar sempat mendapat kenaikan pangkat dari Iptu senior menjadi AKP pada Januari 2020.

Namun hanya sebentar pangkat AKP yang disandangnya, Akbar langsung dinaikkan pangkatnya menjadi Kompol.

“Pangkat Akbar kemudian dinaikkan satu tingkat menjadi Kompol sebagai penghargaan karena rela bersimpuh di depan masyarakat untuk menyelamatkan nyawa orang."

"Itu sebagai apresiasi yang diberikan kepada Akbar,” kata Ibrahim Tompo, Jumat (14/2/2020).

“Penghargaan itu diberikan sebagai motivasi kepada jajaran yang lainnya, agar menjalankan tugasnya dengan baik agar bisa juga mendapat kenaikan pangkat,” sambungnya.

Ibrahim mengungkapkan, saat Akbar menjabat sebagai Kapolsek Cempa, ia sudah berpangkat Iptu senior.

Saat itu pula, Akbar sebenarnya sudah mengajukan kenaikan pangkat menjadi AKP, untuk penyetaraan jabatan sebagai Kapolsek di jajaran Polres Pinrang.

Kronologi kapolsek berlutut

Video Viral kapolsek berlutut di depan warga bawa golok pernah beredar di media sosial pada pertengahan November 2019.

Dilansir Tribunpapua.com (grup Tribunlampung.co.id) dalam artikel berjudul Pengakuan Iptu Akbar yang Berlutut di Depan Warga Bawa Golok: Saya Memohon Agar Korban Tak Ditebas, sosok kapolsek berlutut mohon ampun di hadapan massa yang acungkan golok, telah terungkap.

Ia adalah Kapolsek Cempa di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Iptu Akbar.

Iptu Akbar terekam kamera sedang berlutut memohon ampunan di hadapan massa yang marah.

Setelah video tersebut viral, sosok kapolsek tersebut menjadi perbincangan.

Video itu telah tersebar luas di media sosial dan menjadi viral di Instagram dan juga Facebook.

Dikutip TribunPapua.com dari Kompas.com, Senin (11/11/2019), Iptu Akbar mengaku, saat itu ia sedang meredam aksi aksi marah warga.

Di tengah aksi, ada seorang warga yang tersulut emosi.

"Saat itu, puluhan warga menolak tambang ilegal, dilakukan dengan aksi demo."

"Saat itu, warga tersulut emosi," kata Akbar saat dikonfirmasi, Senin (11/11/2019).

Diungkapkan Iptu Akbar, massa saat itu telah memukuli korban yang merupakan pekerja tambang.

Bahkan, warga yang marah telah mengejar pekerja dan menghunuskan golok dan parang.

Saat pekerja terjatuh, Iptu Akbar lantas berinisiatif melindungi korban.

"Saat terjatuh, korban kemudian nyaris ditebas oleh warga yang sudah menghunuskan goloknya."

"Karena situasi emosi, saya kemudian berinisiatif bersimpuh, memohon agar tidak menebas korban," kata Akbar.

Aksi yang dilakukan Iptu Akbar membuat warga yang marah luluh.

Dikenal pribadi ramah

Wakapolres Pinrang Kompol Nugraha Pamungkas membeberkan bahwa Iptu Akbar telah dikenal sebagai pribadi yang ramah.

Ia juga disegani oleh warga Pinrang.

"Iptu Akbar di kalangan polisi dan warga dikenal sebagai polisi yang berkepribadian baik dan suka monolong," kata Wakapolres Pinrang Kompol Nugraha Pamungkas.

Aksi Iptu Akbar juga diunggah akun resmi @divisihumaspolri.

Akun itu memberikan apresiasi atas apa yang dilakukan Iptu Akbar.

"AKSI HEROIK KAPOLSEK CEMPA SELAMATKAN WARGA

Iptu Akbar Kapolsek Cempa, Pinrang, Sulawesi Selatan rela bersimpuh di tanah.

Memohon belas kasih kepada massa untuk tidak meneruskan penganiayaan terhadap salah seorang warga pada aksi demontrasi di Tambang Pasir Desa Salipolo, Pinrang, Sulsel.
.
Demontrasi yang melibatkan warga setempat dan pihak penambang PT ASR berakhir ricuh dan mengakibatkan sejumlah orang menjadi korban.

Aksi tersebut menuai pujian, pasalnya dirinya rela memohon demi selamatkan nyawa seseorang.

Meskipun aksinya dapat membahayakan nyawa sendiri.

POLRI MENGEDEPANKAN CARA PERSUASIF UNTUK MENJAGA KAMTIBMAS."

Postingan @divisihumaspolri ini pun telah dilihat lebih dari 6 ribu kali dan banyak disukai warganet.

Banyak yang memberikan apresiasi atas inisiatif kapolsek berlutut mohon ampun di hadapan massa yang acungkan golok.

"Bapak itu yg mohon2 ampun,aku yg ketakutan terima kasih pak!the real of hero’s indonesia," tulis @che_pluuuq.

"Panjang umur pak semoga diberi berkah oleh Allah SWT," tulis @imammulgazali.

"Sungguh mulia hatinya pak kapolsek..," ujar @fathir4886.

Video Detik-detik Warga Mengamuk

Sebuah video beredar luas di masyarakat.

Video itu memperlihatkan seorang Kapolsek Cempa, Pinrang, Sulawesi Selatan, Iptu Akbar rela berlutut di hadapan masyarakat yang tengah mengamuk.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook makassarterkini dan akun Instagram @infotabadaeng.

Dalam video berdurasi singkat itu, sejumlah warga yang mengamuk tampak membawa senjata tajam.

Mereka terlihat sedang melampiaskan kemarahan kepada seorang pria.

Pria itu tergeletak di antara pohon pisang di sebuah ladang.

Sementara, Iptu Akbar yang berada di samping pria itu, terlihat mengenakan seragam polisi dan berlutut.

Warga yang marah membawa parang dan benda lainnya mengelilingi Iptu Akbar, yang sedang melindungi pria tersebut.

Selain Iptu Akbar, ada seorang lainnya yang juga berlutut memohon.

Iptu Akbar terdengar berulang kali memohon agar warga mengasihani pria tersebut.

"Aja Pak, aja, kasihan (Jangan Pak Jangan, Kasian)," dengan menelungkupkan tangan berteriak memohon, orang yang diduga kapolsek tersebut berlutut di hadapan massa.

Sejumlah warga tampak melontarkan kata-kata diduga memaki pria yang tergeletak tersebut.

Sementara, Iptu Akbar tak bergeming dan tetap memohon agar tak ada serangan yang dilontarkan kepada pria di sebelahnya.

Setelah Video Viral kapolsek berlutut di depan warga bawa golok beredar, Iptu Akbar mendapat kenaikan pangkat luar biasa menjadi kompol. (Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul Video Viral Kapolsek Berlutut di Depan Warga Bawa Golok Pernah Beredar, Kabar Terkini Iptu Akbar, https://lampung.tribunnews.com/2020/02/14/video-viral-kapolsek-berlutut-di-depan-warga-bawa-golok-pernah-beredar-kabar-terkini-iptu-akbar?page=all.

Editor: Ridwan Hardiansyah

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved