Perkara Rumah Subsidi Rusak dan Retak di Muaraenim, DPD REI Sudah Periksa Pengembang

Dewan Perwakilan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Sumsel telah melakukan klarifikasi dan konfrontasi dengan PT LMJ

Perkara Rumah Subsidi Rusak dan Retak di Muaraenim, DPD REI Sudah Periksa Pengembang
ISTIMEWA
Rumah subsidi rusak. 

• Pengembang Siap Berkomunikasi Lagi dengan Konsumen

• Perumahan Griya Rafika 4

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Dewan Perwakilan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Sumsel telah melakukan klarifikasi dan konfrontasi dengan PT LMJ, pengembang perumahan Griya Rafika 4 dalam upaya tindak lanjut pada kasus pelaporan kerusakan rumah subsidi yang dibangun oleh pengembang tersebut.

Sebelumnya pada Rabu (12/2/2020) warga Perumahan Griya Rafika 4 Muaraenim di Tanjung Payang sambangi kantor YLKI Lahat Raya di Bandar Jaya.

Hal ini dilakukan karena rumah yang dibeli tidak sesuai harapan sebab sudah banyak yang kondisinya telah rusak dan retak.

Wakil Ketua DPD REI Sumsel, Zewwy Zalim mengatakan dari hasil pertemuan dengan pihak pengembang melaporkan sudah pernah melakukan konsolidasi dengan konsumen dan beberapa kali melakukan perbaikan.

"Kami sudah menghubungi langsung pengembang. REI hanya menjembatani, membina dan memberikan masukan bagi para anggota. Pengembang ini siap berkomunikasi lagi dengan konsumen. Semoga kejadian serupa jangan sampai terulang," katanya, Jumat (14/2/2020).

Zewwy menegaskan, tidak semua rumah subsidi yang dibangun oleh pengembang di Sumsel dengan kualitas buruk atau cepat rusak. Masyarakat pun tidak boleh memukul rata tentang kasus yang terjadi.

Rumah Subsidi Rusak dan Retak-retak, Puluhan Warga Rafika 4 datangi YLKI

Dia menjelaskan, konsumen atau masyarakat pembeli rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat menggunakan haknya untuk meminta fasilitas perbaikan untuk rumah yang dibeli selama tiga bulan setelah akad kredit.

Pembeli rumah bisa mengajukan perbaikan kepada pihak pengembang bila selama periode tersebut.

"Jadi, jangan sampai setelah bertahun-tahun baru komplain. Gunakan hak konsumen dengan baik." ujarnya.(mg3)

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved