Pilkada OKU

Sumaiyah Klaim dapat Dukungan Hanura di Pilkada OKU, Ini Jawaban DPD Hanura Sumsel

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Hanura, membantah partainya telah mengeluarkan rekomendasi bagi Sumaiyah

ISTIMEWA
Sekretaris DPD Hanura Sumsel, Rizal Syamsul 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Hanura, membantah partainya telah mengeluarkan rekomendasi bagi Sumaiyah di Pilkada Ogan Komering Ulu (OKU) September mendatang.

Menurut Sekretaris DPD Hanura Sumsel, Rizal Syamsul, DPP Hanura hanya memberikan restu kepada kadernya tersebut, untuk menyiapkan koalisi di Pilkada OKU mendatang, bukan rekomendasi SK sebagai Balon Bupati.

"Masih proses, kalau di OKU (Sumaiyah) hanya surat tugas bukan dukungan. Jadi belum bisa dikatakan Hanura mengusungmya, dan bisa berubah," kata Rizal, Rabu (12/2/2020).

Diterangkan Rizal, adanya surat penugasan dari DPP Hanura tersebut, karena Sumaiyah merupakan kader partai Hanura dan memiliki KTA, sehingga dapat surat tugas untui menggalang dukungan parpol lainnya.

"Jika nantinya, tidak dapat (dukungan parpol lain), maka kepentingan partai didahulukan. Yang pasti rekomendasi masih lama, sekitar bulan April lah," terangnya.

Ditambahkan Rizal, proses penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati 7 Kabupaten se Sumsel dari Hanura, sudah dilakukan Hanura di tingkat kabupaten dan disaring oleh Hanura provinsi Sumsel, serta sudah berada di tim Pilkada Hanura pusat..

Dari hasil penjaringan sebelumnya, pihaknya mencatan di Kabupaten OKU Selatan hanya ada 1 pasang (Popo Ali- Sholehien Abuasir), PALI 16 nama, Muratara 6 nama, Mura 2 (Hendra dan Ratna), OI yang mengembalikan berkas 2 Ahmad Wazir Noviadi dan Ilyas Panji, OKU Kuryana Azis dan Sumaiyah , OKUT daftar 8 mengembalikan 4 nama, baik untuk posisi balon Cabup ataupun Wabup.

"Pusat (DPP) sekarang proses profile per kabupaten, dilihat profil calonnya seperti apa, kondisi kabupatennya seperti ini dan Hanura seperti ini. Kebetulan OKU tipe B karena di daerah itu Hanura meraih 4 kursi DPRD, sehingga harus koalisi dengan 3 kursi lagi bisa mengusung," jelasnya.

Sementara untuk OKU Selatan dan OKU Timur meski sama- sama meraih kursi di DPRD setempat, namun dikategorikan tipe C, bersama Muratara (2 kursi), OI (2 kursi), Mura dan Pali masing- masing 1 kursi.

"Sekarang tahap wawancara dengan calon oleh DPP. Mereka yang dipanggil prioritas, seperti di OKU kuryana dan Sumaiyah, OKUT Lanosin dan Fery, OI yaitu Ovi dan Ilyas Panji, PALI ada nama Heri Amalindo dan Devi Harianto, Mura terdapat Hendra Gunawan dan Ratna Machmud. Kemudian Muratara ada 3 nama yaitu Syarif Hidayat, Devi Suhartoni, dan Al Firmansyah. Sedangkan OKUS meski 1 pasangan, tetap diundang karena bentuk mekanisme penjaringan, meski usungan akan kesana juga," tandasnya.

Sebelumnya, Balon Bupati OKU Sumaiyah, "mengklaim" dapat restu dan dukungan dari Hanura, berdasarkan surat bernomor 32/TPP/DPP HANURA/I/2020 tersebut, yang diakui dari tim pilkada pusat DPP Hanura.

Diketahui, Hanura memiliki 4 kursi di DPRD OKU dan hanya membutuhkan 3 kursi lagi untuk bisa mengusung bakal pasangan calon kepala daerah pada September mendatang.

Sekretaris DPD Hanura Sumsel, Rizal Syamsul

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved