Ridho Yahya Tagih Janji Pertamina Akan Perbaiki Jalan Nigata Tiap Tahun

omitmen alias janji PT Pertamina EP Asset 2 untuk melakukan pengecoran Jalan Nigata yang merupakan jalan milik perusahaan tersebut hingga tunta

Penulis: Edison | Editor: Prawira Maulana
Tribun Sumsel/ Edison
Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Komitmen alias janji PT Pertamina EP Asset 2 untuk melakukan pengecoran Jalan Nigata yang merupakan jalan milik perusahaan tersebut hingga tuntas, kini ditagih Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM.

Menurut orang nomor satu di kota Prabumulih itu jika pihak perusahaan BUMN tersebut pernah berkomitmen akan membangun jalan nigata namun sampai saat ini tidak.

"Kita tidak bisa bangun jalan itu karena milik Pertamina, dulu mereka komitmen akan bangun maka kita tagih komitmen dia (Pertamina) untuk menyelesaikan Jalan Nigata yang sampai sekarang belum selesai," kata Ridho.

Suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu itu menuturkan jika pertamina terkesan lamban dalam memperbaiki jalan milik perusahaan yang kini kerap dilalui oleh masyarakat.

"Mereka bangun tiap tahun sekilo-sekilo (1 kilometer-red) terus, kapan selesainya. Entah tahun ini ada atau tidak pengecoran mereka lakukan," tuturnya.

Seharusnya Pertamina itu menurut Ridho, harus lebih peduli dengan lingkungan agar masyarakat dapat menikmati keberadaan perusahaan plat merah tersebut.

"Jangan minyak gas diambil tapi kita tidak memperhatikan masyarakat dan lingkungan, jangan seperti kejadian di Bangka timahnya habis dan warga kotanya miskin kumuh lagi," jelasnya.

Namun Ridho tetap mengimbau seluruh masyarakat untuk mendukung keberadaan perusahaan yang ada di kota Prabumulih sepanjang membawa dampak positif bagi masyarakat.

"Kalau untuk kebaikan kita dukunglah, tapi kita serahkan kepada masyarakat karena sekarang masyarakat segala-galanya," lanjutnya seraya berharap jika dalam menyelesaikan persoalan dengan masyarakat hendaknya Pertamina tidak mengandalkan kekuatan namun dengan pendekatan.

Sementara Asisten Manager (Asmen) Legal and Relation Pertamina EP Asset 2 Field Prabumulih, Tuty Dwi Patmayanti menanggapi pernyataan walikota itu mengatakan pihaknya tetap komitmen untuk menyelesaikan pengecoran jalan Nigata.

"Komitmen kita tetap lanjut, walaupun terkesan terlihat lamban. Lamban penyelesaian pengecoran jalan itu karena keterbatasan anggaran sementara yang harus diakomodir seluruh wilayah kerja Pertamina EP Asset ada 3 kabupaten kota yaitu Muaraenim, Prabumulih dan Ogan Ilir," ungkapnya.

Lebih lanjut Tuty mengaku jika ditahun 2019 pengecoran jalan dilakukan sepanjang 1,2 kilometer dan tahun 2020 akan melakukan pengecoran di Jalan Talang Jimar kota Prabumulih. "Tahun ini jalan Talang Jimar akan kita bangun lebih kurang 1 kilometer," tambahnya. (eds)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved